Pemko Padang dan Pedagang Jalin Kesepakatan Soal Revitaliasi Fase VII Pasar Raya

Pemko Padang dan Pedagang Jalin Kesepakatan Soal Revitaliasi Fase VII Pasar Raya

Wali Kota Hendri Septa dan jajaran Pemko Padang bersama pedagang Pasar Raya Padang. (Foto: Prokopim Pemko Padang)

Langgam.id – Wali Kota  Hendri Septa menjalin kesepakatan dengan pedagang dan pemilik yang berjualan di Fase VII Pasar Raya Padang. Hal tersebut terkait pembangunan atau revitalisasi pasar tersebut.

Kesepakatan tersebut ditandatangani di kediaman resmi wali kota pada Jumat (2/12/2022) malam. “Kita bersyukur, para pedagang menyambut baik dan menyetujui pembangunan ini,” kata Hendri Septa, sebagaimana dirilis Prokopim Pemko Padang.

Dalam penandatanganan itu, para pedagang diwakili Anis Tanjung (ketua), Yulasmi (sekretaris) serta tiga perwakilan pedagangan yakni Zulheri Rani, Rustam dan Arman Sirin.

Sementara, wali kota didampingi Sekda Andree Algamar, Kepala Dinas Perdagangan Syahendri Barkah bersama jajaran.

Wako Hendri menyebut, inti dari kesepakatan bersama ini yaitu bagaimana seluruh pedagang atau pun PKL yang berjualan di Fase VII menyatakan setuju mendukung proses revitalisasi fase VII yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat.

“Semuanya akan dipindahkan sementara berjualan di kawasan Pertokoan IPPI samping Balai Kota Padang lama dan juga di Blok II dan Blok III,” katanya.

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Raya Fase VII Dimulai, Wako Hendri Septa: Alhamdulillah Pedagang Mendukung

Pedagang yang nanti akan menempati Fase VII adalah pedagang kios sebanyak 288 dan PKL lebih kurang 700-an orang.

“Semua pedagang kios dan PKL di Fase VII saat ini sudah kita catat nama dan tokonya. Mereka semua kita pastikan akan menempati gedung baru Fase VII setelah selesai revitalisasi nantinya. Setelah bangunan ini selesai tidak ada lagi pedagang baru yang berjualan di sana,” ujarnya.

Fase VII Pasar Raya Padang yang sempat rusak akibat gempa 2009 itu, bakal dibangun ulang menjadi lebih representatif berkat bantuan dana Detail Engineering Design (DED) dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR.

Anggarannya diperkirakan mencapai sebesar Rp104 miliar untuk membangun gedung 3 (tiga) lantai disertai 1 (satu) semi basement. Sebagai tahap awal, Pemerintah Kota Padang akan melakukan relokasi seluruh pedagang di kawasan tersebut. (*/SS)

Baca Juga

Profil Febri Hariyadi, Pemain Persib yang Dikaitkan dengan Semen Padang FC
Profil Febri Hariyadi, Pemain Persib yang Dikaitkan dengan Semen Padang FC
Satpol PP menertibkan sejumlah PKL yang berjualan di atas fasum seperti trotoar dan badan jalan di kawasan Pasar Raya Padang Blok IV,
Satpol PP Tertibkan PKL yang Jualan di Fasum Kawasan Pasar Raya Padang Blok IV
Seorang Wanita Nekat Jadi Bandar Sabu di Padang: Terdesak Ekonomi, Jual Paket Hemat
Seorang Wanita Nekat Jadi Bandar Sabu di Padang: Terdesak Ekonomi, Jual Paket Hemat
Polisi Ringkus Bandar Sabu di Pasar Gaung Lubeg: 211 Paket Disita, Paket Hemat Rp 50 Ribu
Polisi Ringkus Bandar Sabu di Pasar Gaung Lubeg: 211 Paket Disita, Paket Hemat Rp 50 Ribu
Debit Batang Kuranji Naik Usai Kota Padang Diguyur Hujan
Debit Batang Kuranji Naik Usai Kota Padang Diguyur Hujan
nelayan di Pantai Purus, Kota Padang, tidak bisa melaut akibat cuaca buruk yang melanda wilayah pesisir.
Tak Bisa Melaut Akibat Ombak Tinggi, Penghasilan Nelayan Puruih Terdampak