Pemko Padang Ajukan 9.000 Warga Dapat Kartu Prakerja

Pemko Padang Ajukan 9.000 Warga Dapat Kartu Prakerja, prakerja kuota 600 ribu, gelombang 14, alumni prakerja

pra kerja

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang mengajukan 9.000 warga yang terdampak pandemi coronavirus disease (covid-19) mendapat bantuan kartu prakerja. Mereka yang berhak mendapatkan di antaranya karena terimbas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan terpaksa dirumahkan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang Yunisman data itu telah diusulkan ke provinsi yang kemudian diteruskan ke pemerintah pusat. Sebelumnya, pihaknya telah melakukan sosialisasi terhadap mekanisme pendaftaran kartu prakerja.

“Dari tahapan yang ada sekitar 9.000 dari kita di Padang. Tetapi terkait proses tergantung yang bersangkutan, bagaimana untuk melakukan aplikasinya sesuai tahapan-tahapan yang ada di pusat,” katanya dihubungi Langgam.id, Senin (11/5/2020) sore.

Yunisman mengungkapkan dari tahapan itu, nantinya yang terdaftar diseleksi apakah memenuhi syarat agar mendapatkan kartu prakerja. Namun sampai sekarang untuk jumlah pihaknya belum mendapatkan angka pasti secra detail.

“Apabila terpenuhi, bisa melakukan pelatihan online sesuai tindaklanjuti dengan aturan yang ada. Sampai sekarang berapa totalnya kami belum dapatkan. Kami hanya mendorong mereka untuk mengikuti tahapan tersebut,” ujarnya.

Baca juga : Alasan Nihilnya Penambahan Positif Corona di Sumbar Hari Ini

Tahap pendaftaran saat ini telah masuk gelombang ke-tiga, untuk penutupan belum ada ketentuan. Informasi lanjutan akan diberikan langsung kepada warga yang melakukan pendaftaran, tentunya syarat bagi pekerja yang di-PHK dan dirumahkan.

“Kartu prakerja seperti itu (pelatihan online) ini secara nasional di bawah Kemenko PMK (Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia),” tuturnya. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre