Pemkab Pessel Terima Rp300 Juta untuk Pulihkan Ekonomi 100 Keluarga Terdampak Bencana

Langgam.id — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menerima bantuan usaha pemulihan ekonomi dampak bencana sebesar Rp300 juta pada 2026. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 100 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak bencana.

Masing-masing KPM akan menerima bantuan sebesar Rp3 juta untuk membantu memulihkan aktivitas usaha dan ekonomi keluarga setelah terdampak bencana.

Penyerahan bantuan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Langkah Strategis Penanggulangan Kemiskinan Berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Rabu (30/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Pesisir Selatan diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Dailipal.

Bantuan pemulihan ekonomi tersebut akan disalurkan kepada 100 KPM yang tersebar di enam kecamatan, yakni Bayang, IV Jurai, Batang Kapas, Lengayang, Linggo Sari Baganti dan Ranah Ampek Hulu Tapan.

Dailipal mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat terdampak bencana kembali menjalankan aktivitas ekonomi keluarga.

Menurutnya, dampak bencana tidak hanya merusak kondisi fisik lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu usaha dan sumber penghidupan masyarakat.

“Melalui bantuan ini diharapkan masyarakat terdampak bencana dapat memulihkan kembali aktivitas ekonominya sekaligus meningkatkan kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Ia mengatakan dukungan pemulihan ekonomi menjadi penting agar masyarakat tidak hanya mendapatkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga memiliki kesempatan kembali membangun aktivitas ekonomi keluarga.

Selain penyerahan bantuan, kegiatan di Bukittinggi tersebut juga membahas strategi penanggulangan kemiskinan melalui pemanfaatan DTSEN.

DTSEN menjadi salah satu basis data pemerintah dalam menentukan sasaran berbagai program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi. Data yang akurat dan terverifikasi dinilai penting agar bantuan dapat diberikan kepada masyarakat yang sesuai dengan kriteria dan membutuhkan intervensi.

Sosialisasi tersebut diikuti kepala daerah kabupaten dan kota se-Sumatera Barat, kepala dinas sosial dari tujuh kabupaten, serta verifikator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).

Kegiatan dibuka Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ahmad Zakri.

Bagi Pesisir Selatan, bantuan Rp300 juta tersebut menjadi salah satu dukungan untuk membantu keluarga terdampak bencana memulihkan kembali aktivitas ekonomi.

Pemerintah daerah berharap bantuan dapat dimanfaatkan secara tepat sehingga memberikan dampak terhadap keberlangsungan usaha dan kemampuan ekonomi keluarga penerima manfaat.

Di sisi lain, penguatan penggunaan DTSEN diharapkan dapat membantu pemerintah memastikan berbagai program penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial berjalan lebih tepat sasaran. (HER)

Baca Juga

Pembangunan Pasar Surantih Dilanjutkan, Pemkab Pessel Alokasikan Rp6,1 Miliar
Pembangunan Pasar Surantih Dilanjutkan, Pemkab Pessel Alokasikan Rp6,1 Miliar
Satgas PRR Kunjungi Pessel Pantau Penanganan Dampak Bencana di Bayang
Satgas PRR Kunjungi Pessel Pantau Penanganan Dampak Bencana di Bayang
Rakernis PSTI, Pemkab Pessel Tegaskan Komitmen Sukseskan Porprov Sumbar 2026
Rakernis PSTI, Pemkab Pessel Tegaskan Komitmen Sukseskan Porprov Sumbar 2026
Wabup Pessel Serahkan 10 Ribu Benih Ikan Garing untuk Restocking Sungai Gayo
Wabup Pessel Serahkan 10 Ribu Benih Ikan Garing untuk Restocking Sungai Gayo
TPAKD Pessel Gandeng BPR Samudera Sosialisasikan Tabungan Pelajar di SMPN 1 Painan
TPAKD Pessel Gandeng BPR Samudera Sosialisasikan Tabungan Pelajar di SMPN 1 Painan
Hari Mangrove Sedunia, Pemkab Pesisir Selatan Komit Perkuat Kolaborasi Jaga Ekosistem Pesisir
Hari Mangrove Sedunia, Pemkab Pesisir Selatan Komit Perkuat Kolaborasi Jaga Ekosistem Pesisir