Langgam.id— Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan kembali melanjutkan pembangunan Pasar Surantih, Kecamatan Sutera, setelah proyek tersebut terkatung-katung selama hampir lima tahun.
Kelanjutan pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking oleh Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, Kamis (10/9/2026) lalu.
Untuk melanjutkan pembangunan pasar tersebut, Pemkab Pesisir Selatan mengalokasikan anggaran sebesar Rp6,1 miliar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengatakan, pembangunan Pasar Surantih menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat.
Menurutnya, pasar tidak hanya menjadi tempat transaksi antara pedagang dan pembeli, tetapi juga memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
“Pasar merupakan jantung perekonomian masyarakat,” ujar Hendrajoni dikutip Sabtu (12/9/2026).
Ia berharap revitalisasi Pasar Surantih dapat menghadirkan lingkungan perdagangan yang lebih nyaman dan fasilitas yang lebih memadai bagi pedagang maupun masyarakat.
“Dengan revitalisasi Pasar Surantih ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, karena pengunjung akan lebih nyaman,” katanya.
Hendrajoni bahkan menargetkan Pasar Surantih nantinya menjadi salah satu pasar terbaik di Kabupaten Pesisir Selatan.
“Nantinya akan menjadi salah satu pasar terbaik di Pesisir Selatan,” ucapnya.
Meski demikian, Hendrajoni menegaskan pembangunan fisik harus diikuti dengan kepedulian masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah disediakan.
Ia meminta pedagang dan masyarakat bersama-sama merawat fasilitas pasar agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Sementara itu, tokoh masyarakat Sutera, Jamalus Datuak Bandaro Itam, menyampaikan apresiasi atas kembali dimulainya pembangunan Pasar Surantih.
Menurutnya, masyarakat telah lama menunggu kepastian terhadap kelanjutan proyek tersebut yang selama kurang lebih lima tahun tidak jelas.
“Atas nama masyarakat Sutera, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Hendrajoni atas komitmennya untuk masyarakat,” kata Jamalus.
Ia menyebut masyarakat sangat bersyukur karena pembangunan pasar akhirnya kembali dilanjutkan setelah bertahun-tahun terkatung-katung.
“Masyarakat sangat bersyukur akhirnya pembangunan pasar ini dilanjutkan, karena sudah lima tahun tidak jelas dan terkatung-katung,” tuturnya.
Jamalus juga memastikan persoalan status lahan yang sebelumnya menjadi salah satu faktor penting dalam keberlanjutan pembangunan kini telah diselesaikan.
“Status tanah tersebut sudah clean and clear,” ujarnya.
Dengan kembali dimulainya pembangunan dan dukungan anggaran Rp6,1 miliar, masyarakat berharap Pasar Surantih tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga mampu menjadi pusat perdagangan yang representatif bagi Kecamatan Sutera.
Pasar tersebut diharapkan dapat menyediakan ruang usaha yang lebih layak bagi pedagang, meningkatkan kenyamanan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sutera dan wilayah sekitarnya. (HER)






