Pemkab Pasbar Dorong PNS dan PPPK Manfaatkan Program 3 Juta Rumah

Langgam.id – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mendorong aparatur sipil negara (ASN), baik pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), untuk memanfaatkan Program Tiga Juta Rumah yang digagas pemerintah pusat sebagai peluang memiliki hunian layak.

Ajakan tersebut disampaikan saat Sosialisasi Program Tiga Juta Rumah yang digelar di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat, Rabu (1/7/2026). Kegiatan dibuka Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Pasaman Barat, Harnina Syahputri, mewakili Bupati Pasaman Barat.

Harnina mengatakan Program Tiga Juta Rumah merupakan program strategis nasional yang menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, keberhasilan program ini membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

“Kami mengimbau ASN, baik PNS maupun PPPK yang belum memiliki rumah dan memenuhi persyaratan agar memanfaatkan Program Tiga Juta Rumah sebagai kesempatan untuk memperoleh hunian layak melalui berbagai kemudahan yang telah disiapkan pemerintah,” katanya.

Selain mendorong ASN memanfaatkan program tersebut, Harnina meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mengoptimalkan peran sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Mulai dari perencanaan pembangunan, penataan ruang, pelayanan perizinan hingga penyediaan infrastruktur dasar agar pelaksanaan program berjalan cepat, efektif, dan tepat sasaran.

Ia juga mengharapkan dukungan Badan Pertanahan Nasional (BPN), PLN, serta instansi terkait dalam penyediaan kepastian hukum atas tanah dan utilitas dasar seperti jaringan listrik, jalan, air bersih, drainase, serta prasarana pendukung lainnya.

Menurut Harnina, rumah layak huni tidak hanya dinilai dari bangunannya, tetapi juga harus didukung lingkungan permukiman yang sehat dan memadai.

Di sisi lain, camat dan wali nagari diminta melakukan pendataan calon penerima manfaat secara objektif, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan agar program benar-benar tepat sasaran.

Kepada para pengembang perumahan, Harnina mengingatkan agar tidak hanya mengejar jumlah unit yang dibangun, tetapi juga mengutamakan kualitas bangunan, keselamatan konstruksi, serta kelengkapan prasarana, sarana, dan utilitas umum. Hal itu dinilai penting mengingat Pasaman Barat merupakan daerah yang rawan gempa.

“Kepercayaan masyarakat akan tumbuh apabila rumah yang dibangun benar-benar berkualitas, terjangkau, nyaman dihuni, serta memenuhi standar keselamatan,” ujarnya.

Ia menegaskan Program Tiga Juta Rumah bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat ketahanan keluarga, dan menciptakan generasi yang unggul.

Karena itu, seluruh jajaran Pemkab Pasaman Barat diminta menjadikan program tersebut sebagai gerakan bersama melalui koordinasi, profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas, serta menindaklanjuti hasil sosialisasi dengan langkah konkret sesuai kewenangan masing-masing. (HER)

Baca Juga

Kolaborasi dengan OJK, Pemkab Pasbar Perkuat Pembiayaan Petani Jagung
Kolaborasi dengan OJK, Pemkab Pasbar Perkuat Pembiayaan Petani Jagung
Bupati Pasbar Apresiasi Antusiasme Warga Ikuti Pilwana E-Voting
Bupati Pasbar Apresiasi Antusiasme Warga Ikuti Pilwana E-Voting
Pilwana E-Voting Perdana di Pasbar Diklaim Lancar, 47 TPS Nihil Kendala
Pilwana E-Voting Perdana di Pasbar Diklaim Lancar, 47 TPS Nihil Kendala
Bupati Pasbar Cek Kesiapan 6,5 Ha Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat
Bupati Pasbar Cek Kesiapan 6,5 Ha Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat
Kesbangpol Pasbar Luncurkan SIMPONI, Perkuat Layanan dan Data Ormas
Kesbangpol Pasbar Luncurkan SIMPONI, Perkuat Layanan dan Data Ormas
Bupati Pasbar Desak OPD Percepat Realisasi Anggaran, Harus di Atas 50 Persen
Bupati Pasbar Desak OPD Percepat Realisasi Anggaran, Harus di Atas 50 Persen