Langgam.id – Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan bersama Sekretaris Daerah Doddy San Ismail memantau pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak berbasis electronic voting (e-voting) di Kecamatan Luhak Nan Duo dan Kinali, Sabtu (17/10/2026) lalu.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemungutan suara berjalan aman, tertib, dan lancar, sekaligus melihat langsung kesiapan penyelenggara serta partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih.
Didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), rombongan mengunjungi beberapa tempat pemungutan suara (TPS) di kedua kecamatan tersebut.
Di Kecamatan Luhak Nan Duo, rombongan meninjau TPS 01 Nagari Koto Baru dengan 598 pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT), TPS 03 Nagari Koto Baru dengan 393 pemilih, serta TPS 01 Nagari Sariak yang memiliki 659 pemilih.
Sementara di Kecamatan Kinali, pemantauan dilakukan di TPS 08 Nagari Ampek Koto Barat dengan 519 pemilih, TPS 01 Nagari Bancah Kariang dengan 555 pemilih, TPS 05 dan TPS 01 Nagari IV Koto yang masing-masing memiliki 728 dan 763 pemilih.
Rombongan juga mengunjungi TPS 06 Nagari Langgam Sepakat dengan 426 pemilih dan TPS 02 Nagari Kinali dengan 396 pemilih.
Berdasarkan hasil pemantauan, masyarakat terlihat antusias mendatangi TPS untuk menggunakan hak pilih sejak pagi. Proses pemungutan suara di sejumlah lokasi yang dikunjungi juga terpantau berlangsung kondusif dan tertib.
Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan mengatakan, penerapan sistem e-voting mendapat respons positif dari masyarakat. Menurutnya, penggunaan teknologi tersebut menjadi pengalaman baru dalam penyelenggaraan demokrasi di tingkat nagari di Pasaman Barat.
“Alhamdulillah, dari sejumlah lokasi yang kita tinjau, masyarakat memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Pilwana melalui e-voting. Ini merupakan pola dan sistem baru yang kita terapkan di Kabupaten Pasaman Barat,” kata Ihpan, dikutip Senin (19/10/2026).
Ia menyebutkan, berdasarkan koordinasi dengan Panitia Pemilihan Wali Nagari (PPWN) dan para saksi di masing-masing nagari, pelaksanaan pemungutan suara sejauh pemantauan berlangsung dengan minim kendala.
Selain itu, pihaknya belum menerima laporan keberatan terkait proses pemungutan suara di lokasi yang ditinjau.
“Sejauh pemantauan dan koordinasi yang kita lakukan, belum ada keberatan maupun laporan masalah yang disampaikan. Pelaksanaannya berjalan tertib dan relatif praktis,” ujarnya.
Ihpan berharap pelaksanaan Pilwana serentak dapat berjalan lancar hingga seluruh tahapan selesai, termasuk penetapan hasil akhir.
Ia menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan Pilwana membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh pihak, mulai dari panitia penyelenggara, aparat keamanan, hingga masyarakat.
“Kita berharap seluruh tahapan Pilwana berjalan sukses sampai tuntas. Dukungan semua pihak sangat penting, dan ke depan sistem e-voting ini diharapkan terus disempurnakan untuk meningkatkan kualitas demokrasi di nagari,” tuturnya. (HER)






