Pemerintah Pastikan Tidak Ada Pemotongan Insentif Tenaga Kesehatan Covid-19 Tahun 2021

Fasilitas untuk Tenaga Medis yang Tangani Corona di Sumbar, persi, insentif nakes 2021

Ilustrasi Tenaga Medis (Pixabay)

Langgam.id - Pemerintah menegaskan tidak ada pemotongan insentif bagi tenaga kesehatan (nakes) yang menangani pasien covid-19. Insentif yang diterima naskes pada tahun 2021 akan tetap sama seperti tahun sebelumnya.

“Kami tegaskan di 2021 ini bahwa insentif untuk tenaga kesehatan yang diberikan tetap sama dengan tahun 2020,” kata Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Askolani seperti dilansir dari situs Kemenkes, Jumat (5/2/2021).

Ia menambahkan, pada awal tahun pemerintah telah mengaggarkan sebesar  Rp 169 triliun untuk kesehatan. Namun, karena perkembangan covid-19 masih cukup tinggi, anggaran naik menjadi Rp 254 triliun.

Baca juga: Kemenkeu Putuskan Potong Insentif Tenaga Kesehatan Covid-19

Dalam anggaran tersebut sudah termasuk insentif tenaga kesehatan, santunan kematian, biaya vaksinasi kepada tenaga kesehatan dan masyarakat, perawatan pasien, obat-obatan, biaya isolasi, biaya tracking tracing dan treatment, dan pengadaan alat kesehatan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Astera Primanto Bhakti mengatakan, instentif naskes tersebut sudah disalurkan ke kas daerah. Kalau dari nilai totalnya ada sekitar 4,17 triliun dan realisasi yang dilakukan pemerintah daerah ada yang dibayarkan kepada tenaga kesehatan itu sudah sekitar 72%.

“Jadi ada sekitar 3 triliun yang sudah dibayarkan, dan sisanya itu masih ada di anggaran kas daerah,” ucapnya.(Mg-Nurul/Ela)

Baca Juga

Ratusan massa dari berbagai organisasi profesi tenaga kesehatan (nakes) menggelar aksi damai tolak RUU Kesehatan (Omnibus Law) ke DPRD
Ratusan Nakes Datangi DPRD Sumbar, Minta Pembahasan RUU Kesehatan Dihentikan
Langgam.id - Andre Rosiade mengakui kenegarawanan Prabowo Subianto dan ditunjukkan dengan bergabung pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
Andre Rosiade: Kimia Farma Gencarkan Vaksinasi Covid-19 di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal
Langgam.id - Sebanyak empat warga (anak) di Kabupaten Agam mengalami gagal ginjal akut, satu di antaranya dilaporkan meninggal dunia.
Kemenkes Pastikan Tak Ada Kaitan Gagal Ginjal Akut Pada Anak dengan Covid-19
Langgam.id - Dua pasien Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgAPA) masih dirawat di RSUP M Djamil Padang, Sumatra Barat (Sumbar).
Wagub Sumbar Curhat ke Moeldoko Soal Peran RSUP M Djamil Saat Pandemi Covid-19
Kunjungi RSUP M Djamil Padang, Moeldoko: Covid-19 Membuat Perubahan Luar Biasa
Kunjungi RSUP M Djamil Padang, Moeldoko: Covid-19 Membuat Perubahan Luar Biasa
32 Ribu Nakes di Sumbar Bakal Terima Vaksin Booster Dosis Kedua
32 Ribu Nakes di Sumbar Bakal Terima Vaksin Booster Dosis Kedua