Langgam.id – Pemerintah Kota Padang menargetkan pembangunan 2250 hunian tetap atau huntap di kawasan Sungkai, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, dimulai pada September 2026.
Ratusan huntap ini diberikan untuk warga yang terdampak bencana hidrometeorologi akhir 2025.
Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, mengatakan pembangunan huntap merupakan hasil koordinasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
“Rencananya peletakan batu pertama pembangunan dilakukan pada September. Itu hasil koordinasi kami dengan Kementerian PKP,” katanya, Selasa (21/07/2026).
Raju menjelaskan, Pemerintah Kota Padang bertugas menyediakan lahan, sedangkan pembangunan rumah menjadi tanggung jawab Kementerian PKP.
“Tanah disiapkan oleh pemerintah kota, sedangkan pembangunan Huntap dibiayai oleh Kementerian PKP,” jelasnya.
Raju menambahkan, lahan untuk pembangunan huntap terdiri dua bidang lahan dengan total luas sekitar 4,6 hektare. Proses pengadaan lahan hampir rampung dan tahapan land clearing telah dimulai.
Seluruh unit huntap diprioritaskan bagi masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Pauh yang saat ini masih tinggal di hunian sementara atau huntara.
Raju menyebutkan, pemerintah juga tengah menyiapkan tahapan sosialisasi kepada calon penerima huntap. Data penerima telah ditetapkan, sedangkan pembagian unit akan dilakukan setelah pembangunan memasuki tahap penyelesaian pada blok pertama.
“Nanti setelah ada blok yang selesai dibangun, baru dilakukan pembagian unit kepada masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima,” pungkasnya. (WAN)





