Pembagian Zona Covid-19 Sumbar Terkini, Padang Hampir Kuning

Bertambah 32, Total Kasus Covid-19 di Sumbar Tembus 510 Orang

Ilustrasi hasil tes Covid-19. (Fernando Zhiminaicela/pixabay.com)

Langgam.id – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatra Barat menetapkan pembagian zona risiko penyebaran Covid-19 Sumbar dalam rentang 20-26 Desember 2020. Juru Bicara Satgas Jasman Rizal merilis penetapan tersebut di situs resmi Pemprov Sumbar, Minggu (20/12/2020) sore.

Menurutnya, pembagian itu berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-41 pandemi covid-19 di Sumatra Barat oleh Satgas. Di Sumbar tak ada zona merah (risiko tinggi) maupun zona hijau (daerah tanpa kasus).

Sama halnya dengan pekan sebelumnya, zona kuning (risiko rendah) masih sebanyak 7 kabupaten dan kota. Namun, Kabupaten Pasaman Barat dan Pasaman yang pekan lalu di zona kuning, pekan ini masuk zona oranye (risiko sedang). Sementara, Solok Selatan dan Dharmasraya yang sebelumnya di zona oranye beralih ke zona kuning.

Berikut Zona Kuning Covid-19 Sumbar:
1. Kabupaten Sijunjung (skor 2,57)
2. Kota Payakumbuh (skor 2,57)
3. Kabupaten Dharmasraya (skor 2,65)
4. Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,54)
5. Kota Padang Panjang (skor 2,51)
6. Kota Bukittinggi (skor 2,48)
7. Kabupaten Solok Selatan (skor 2,43)

Zona oranye (risiko sedang) adalah sebagai berikut:
1. Kota Padang (skor 2,37)
2. Kota Pariaman (skor 2,37)
3. Kabupaten Tanah Datar (skor 2,34)
4. Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,30)
5. Kabupaten Agam (skor 2,28)
6. Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,27)
7. Kabupaten Pasaman (skor 2,25)
8. Kota Solok (skor 2,24)
9. Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,23)
10. Kabupaten 50 Kota (skor 2,20)
11. Kota Sawahlunto (skor 2,19)
12. Kabupaten Solok (skor 2,14)

Menurut Jasman, Kabupaten Sijunjung dan Kota Payakumbuh mengalami peningkatan yang signifikan dalam mengatasi penyebaran covid-19 di minggu ke-40 pandemi di Sumbar. “Kabupaten Kepulauan Mentawai masih mempertahankan sebagai satu-satunya di Sumatera Barat yang belum ada kasus kematian di daerahnya,” tuturnya.

Sementara, Kota Padang dan Kota Pariaman hampir mendekati status zonasi kuning (resiko rendah). “Ini menunjukkan bahwa Kota Padang dan Kota Pariaman berhasil menekan laju perkembangan covid-19 di daerahnya.”

Yang paling rendah skornya itu adalah Kabupaten Solok dan Kota Sawahlunto. Jasman mengingatkan, agar pemkab dan pemko mengintesifkan pemeriksaan sampel swab warganya, agar penyebaran dan penangananan covid-19 dapat lebih baik lagi. (*/SS)

Baca Juga

Pengadaan barang rumah tangga di rumah dinas Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy menjadi sorotan.
Miliaran Rupiah Pengadaan Barang Mewah di Rumah Dinas Vasko Ruseimy
Anggaran Disorot, Pemprov Sumbar: Semua Transparan dan Bisa Dipantau!
Anggaran Disorot, Pemprov Sumbar: Semua Transparan dan Bisa Dipantau!
Rumah dinas wakil gubernur Sumatra Barat Vasko Ruseimy di Jalan Flamboyan Padang Barat
Penjelasan Pemprov Proyek Sumur Bor Rp250 Juta di Rumah Dinas Wagub
Pemprov Sumbar menyiapkan anggaran Rp885 juta untuk renovasi rumah dinas Sekda. Di luar itu juga ada anggaran pemeliharaan senilai Rp90 juta.
Anggaran Renovasi Rumah Dinas Sekda Sumbar Capai Rp800 Juta Lebih
Kasus Peluru Nyasar di UNP, Kodam Tutup Sementara Lapangan Latihan Tembak
Kasus Peluru Nyasar di UNP, Kodam Tutup Sementara Lapangan Latihan Tembak
Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp. 3.7 miliar untuk jasa tenaga keamanan.
Pemprov Sumbar Gelontorkan Anggaran Rp3,7 Miliar untuk Jasa Keamanan Kantor Gubernur