Pelajar Korban Kedua yang Hanyut di Padang Ditemukan, Tersangkut di Batu dan Pohon

Dua warga terseret arus Batang Sungai Lunang di Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, Kamis (8/5/2024) sekitar pukul

Ilustrasi. [Pixabay.com]

Langgam.id – Proses pencarian terhadap para pelajar yang hanyut di aliran Sungai Bangek, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) kembali membuahkan hasil. Tim gabungan berhasil menemukan korban kedua dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (12/6/2022).

“Korban kedua ditemukan atas nama Sayida Tulfa, 16 tahun,” kata Kepala Seksi Operasional Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Padang, Octavianto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/6/2022).

Octa menyebutkan, korban ditemukan sekitar pukul 14.24 WIB. Jenazah korban diketahui tersangkut di batu dan pohon.

“Tersangkut di batu dan pohon. Ditemukan 500 meter dari titik lokasi kejadian,” jelasnya.

Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang.

Sebelumnya, tim gabungan juga telah menemukan korban pertama bernama Sintia loka (16) sekitar pukul 11.30 WIB. Dengan demikian, ada satu korban lagi yang masih dicari yakni bernama Iksan Maulana (16).

Baca Juga: Pelajar Korban Kedua yang Hanyut di Padang Ditemukan, Tersangkut di Batu dan Pohon

Ketiga korban ini sebelumnya mandi-mandi di kawasan aliran sungai pada Sabtu (11/6/2022) sore. Korban mandi saat cuaca buruk hingga membuat aliran sungai menghanyutkan para korban.

Dapatkan update berita Kota Padang Sumatra Barat terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa penanganan dampak bencana hidrometeorologi tidak boleh dibebankan
Gubernur Layangkan Teguran untuk 12 Kabupaten/Kota, Susun Perkada Tanpa Fasilitasi Pemprov
Daftar Lokasi Nobar Final Piala Dunia 2026 di Sumbar
Daftar Lokasi Nobar Final Piala Dunia 2026 di Sumbar
Ember dan Tedmon Jadi Pemandangan Sehari-hari, 8 Bulan Warga Lambung Bukit Menunggu Air
Ember dan Tedmon Jadi Pemandangan Sehari-hari, 8 Bulan Warga Lambung Bukit Menunggu Air
Masyarakat Nagari Kubang Putiah Agam menolak trase Tol Sicincin-Bukittinggi. (Dok. Saluak Kreasi)
Pemerintah Batalkan Trase Tol Sicincin Bukittinggi yang Lewati Kubang Putiah
Suasana proses belajar mengajar di MAN 3 Padang, Rabu (15/7/2026).
Usai Insiden Bom Rakitan, Aktivitas Belajar di MAN 3 Padang Kembali Normal
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak