Pekan Kedua Puasa, Harga Sembako di Agam Turun

Harga cabai merah keriting di Lubuk Basung, Kabupaten Agam, mengalami penurunan. (Dok.Istimewa)

Harga cabai merah keriting di Lubuk Basung, Kabupaten Agam, mengalami penurunan. (Dok.Istimewa)

Langgam.id – Memasuki hari ke-11 puasa Ramadan, harga sembilan bahan pokok (sembako) di Lubuk Basung mulai mengalami penurunan harga. Informasi tersebut didapat berdasarkan hasil pantauan rutin Disperindagkop UKM Kabupaten Agam di sejumlah pasar tradisional di Lubuk Basung.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM, Nelfia Fauzana mengungkapkan, harga sejumlah sembako yang dibutuhkan masyarakat saat puasa mulai mengalami penurunan harga. Dirinci, kebutuhan pokok yang mengalami penurunan harga itu seperti daging ayam broiler, cabai merah keriting, cabai rawit hijau, bawang putih, bawang pray dan sejumlah sayur-mayur.

Memasuki hari ke-11 puasa Ramadan, harga sembilan bahan pokok (sembako) di Lubuk Basung mulai mengalami penurunan harga. Informasi tersebut didapat berdasarkan hasil pantauan rutin Disperindagkop UKM Kabupaten Agam di sejumlah pasar tradisional di Lubuk Basung.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM, Nelfia Fauzana mengungkapkan, harga sejumlah sembako yang dibutuhkan masyarakat saat puasa mulai mengalami penurunan harga. Dirinci, kebutuhan pokok yang mengalami penurunan harga itu seperti daging ayam broiler, cabai merah keriting, cabai rawit hijau, bawang putih, bawang pray dan sejumlah sayur-mayur.

Adapun sayur mayur mengalami penurun harga antara lain, buncis turun harga dari Rp15 ribu menjadi Rp10 ribu per kilogram. Tomat turun dari Rp10 ribu ke Rp8 ribu per kilogram. “Kol turun dari Rp7 ribu menjadi Rp6 ribu per kilogram, wortel turun dari Rp15 ribu menjadi Rp10 ribu per kilogram,” sebutnya lagi.

Ditambahkan, harga beras masih terpantau stabil, yakni beras benang pulau Rp12 ribu per kilogram, beras sokan Rp12 ribu per kilogram, beras Ir 42 Rp11,5 ribu per kilogram. “Beras kuriak kusuik Rp13,5 ribu per kilogram, beras dolog Rp9,5 ribu per kilogram,” ujar Nelfia.(*/Ela)

Tag:

Baca Juga

MBG Ditemukan Bakteri, Dinkes Agam Perketat Pengawasan Dapur SPPG
MBG Ditemukan Bakteri, Dinkes Agam Perketat Pengawasan Dapur SPPG
Apa Itu Bakteri Bacillus Cereus? Diduga Penyebab 344 Orang Keracunan MBG di Agam
Apa Itu Bakteri Bacillus Cereus? Diduga Penyebab 344 Orang Keracunan MBG di Agam
Hasil Lab MBG Pemicu Dugaan Keracunan Siswa di Palupuh Agam: Ada Bakteri Bacillus Cereus
Hasil Lab MBG Pemicu Dugaan Keracunan Siswa di Palupuh Agam: Ada Bakteri Bacillus Cereus
Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Polisi Tangkap Pelajar 15 Tahun Terduga Pelaku Curanmor di Agam
7 Korban Dugaan Keracunan MBG di Agam Masih Dirawat di 3 RS Bukittinggi
7 Korban Dugaan Keracunan MBG di Agam Masih Dirawat di 3 RS Bukittinggi
Tak Hanya Puluhan Siswa, Ibu Hamil Diduga Turut Keracunan di Padang
Total Korban Dugaan Keracunan MBG di Agam Jadi 334 Orang