Pegulat Sumbar Sumbangkan Medali Perak di PON Papua

Gulat sumbar pon

Pegulat Sumbar Delfita sumbang medali perak di PON Papua [dok.KONI Sumbar]

Langgam.id – Pegulat Sumatra Barat (Sumbar) Delfita persembahkan medali perak di cabang olahraga gulat kelas 62 kg gaya bebas putri. Delfit berhasil meraih kemenangan meski harus menelan rasa sakit akibat cedera ACL atau ligamen yang dialaminya.

Delfita membawa pulang medali perak setelah kalah dari pesaingnya kontingen Jawa Barat Kharisma Tantri. Meski demikian Delfita tetap mengakui keunggulan pesaingnya.

“Alhamdulillah saya berhasil sampai di partai final namun kalah dari Kharisma Tantri Jawa Barat,” tutur Delfitra usai pertandingan.

Sementara itu pelatih gulat Sumbar Ardios mengapresiasi dan menyatakan bahwa anak didiknya telah memberikan performa terbaiknya.

“Kita apresiasi perjuangan Delfita hingga meraih perak,” ujarnya.

Baca juga: 3 Pesilat Sumbar Asal Padang Melaju ke Final PON XX Papua

Rasa sakit yang dialami Delfita hampir membuat dirinya digantikan oleh atlet lain. Meskipun demikian ia memilih untuk menelan rasa sakitnya dan tetap berlaga di gelanggang pada Sabtu (9/10/2021).

“Perjuangan ke sini cukup panjang bahkan saya sempat ingin digantikan atlet lain karena cedera ini. Saya bertekad menampilkan yang terbaik meski rasa sakit terus dirasakan,” kata Delfita.

Bertanding di kelas 62 kg, Delfita tampil dengan percaya diri. Pada babak penyisihan ia mampu mengalahkan dua atlet pesaingnya Desi Rahmawati dari kontingen Kalimantan Timur dan Mutiara Ayuningtias dari kontingen Jawa Timur.

Cedera yang dialami Delfita masih dirasakannya hingga saat ini. Ia mengatakan bahwa dirinya akan menjalani operasi setelah selesai bertanding.

“Saya bertanding dengan rasa sakit dan terus berupaya menampilkan yang terbaik untuk Sumbar,” tuturnya. (Mg Fauziah)

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak