Paskibraka Pesisir Selatan Akan Gunakan Sepatu Lokal Katidiang pada HUT RI 2024

Paskibraka Pesisir Selatan Akan Gunakan Sepatu Lokal Katidiang pada HUT RI 2024

Foto: Pesisirselatankab.go.id

Langgam.id – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kabupaten Pesisir Selatan akan memakai sepatu Katidiang, produk lokal asli dari Talaok, Kecamatan Bayang, saat upacara bendera HUT RI pada 17 Agustus 2024 mendatang.

Penggunaan produk lokal ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal, terutama Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang ada di Pesisir Selatan. Kepala Kesbangpol Pessel, Mulyadi Dt. Rj.Intan, melalui Kabit Ideologi Sanusi, menyatakan bahwa seluruh pasukan Paskibraka Pesisir Selatan akan menggunakan sepatu Katidiang pada upacara bendera tersebut.

Sanusi menjelaskan bahwa penggunaan sepatu Katidiang ini didasarkan pada usulan dan instruksi Bupati Rusma Yul Anwar. “Hal ini bertujuan untuk mendukung dan membantu pertumbuhan produksi UMKM serta mempromosikan produk lokal Pesisir Selatan,” kata Sanusi, dicuplik dari pesisirselatankab.go.id, Sabtu (13/7/2024).

Sanusi menambahkan bahwa kualitas sepatu Katidiang tidak diragukan lagi, bahan yang digunakan nyaman dipakai, dan harganya lebih murah dibandingkan produk luar. Total sebanyak 82 pasang sepatu Katidiang akan digunakan oleh Paskibraka Pesisir Selatan, terdiri dari 38 pasang untuk putra dan 35 pasang untuk putri, serta sisanya untuk pelatih dan pasukan lainnya.

“Pemakaian sepatu Katidiang sudah dipastikan karena kami telah memesan dan sepakat dengan pihak Katidiang,” ujar Sanusi.

Sebelumnya, Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar telah memakai dan memamerkan sepatu Katidiang pada Paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 daerah beberapa waktu lalu. “Ya, ini asli buatan Pesisir Selatan. Merek Katidiang ini nyaman dipakai, desainnya bagus, dan kualitasnya tak kalah dengan sepatu impor,” ungkap Bupati usai Paripurna HUT Pesisir Selatan ke-74 di Painan.

Selain Bupati, sepatu Katidiang juga dipakai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mawardi Roska dan Asisten Mimi Riarty Zainul. Bupati melanjutkan bahwa pemerintah kabupaten terus berupaya mendorong pertumbuhan nilai produksi IKM lokal seiring dengan pemulihan ekonomi daerah pasca pandemi COVID-19.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengimbau para pejabat eselon III dan II di lingkup Pemerintahan Kabupaten Pesisir Selatan untuk memakai produk buatan lokal, termasuk sepatu. “Pejabat harus memberi contoh kepada masyarakat untuk mencintai dan bangga menggunakan produk buatan daerah, sehingga dapat memacu gairah usaha dan perekonomian daerah,” ujar Bupati Rusma Yul Anwar.

“Ini adalah salah satu bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap produk lokal, sehingga hasil produksi UMKM di Pesisir Selatan semakin meningkat dan berkembang,” tambah Bupati. (*/Yh)

Baca Juga

Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Keluarga Minta Diusut Tuntas, Punggung Guru yang Meninggal di Mes Polisi Pesisir Selatan Memerah
Sosok mayat perempuan ditemukan di aliran sungai di Nagari Barung Barung Balantai, Kacamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan,
Kasus Guru PPPK Meninggal di Mes Polisi, Orang Tua Korban Beberkan Kejanggalan
Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Guru PPPK Meninggal di Kamar Mes Polisi, Kasus Masih Diselidiki
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, BI Sumbar Bawa Rp 5,9 Miliar ke Mentawai
Pengusaha Dapur MBG di Pesisir Selatan Polisikan Yayasan dan Pemilik Lahan, Klaim Rugi Rp1 Miliar
Ilustrasi pocong. (Dok. AI)
Heboh Video “Pocong Begal” Gegerkan Warga Pesisir Selatan, Ini Kata Polisi
Tim SAR evakuasi jasad bocah 10 tahun yang ditemukan meninggal. (Foto: Basarnas Padang)
Bocah 10 Tahun yang Hilang Terseret Arus Muara di Pisisir Selatan Ditemukan Meninggal