Pasien Covid-19 di Tanah Datar Bertambah 11 Orang, Total Jadi 263 Positif

Positif Covid Sumbar Hari Ini, Update Corona, Covid-19 Hari Ini Pesisir, , padang panjang covid-19, zonasi sumbar, zona merah

Ilustrasi - update kabar covid-19. (Gambar: thedarknut/pixabay.com)

Langgam.id – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tanah Datar bertambah 11 orang, dan sembuh bertambah 2 orang, sehingga total terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 263 orang.

“Tanah Datar kembali bertambah 11 orang positif Covid-19, total 263 orang konfirmasi positif, total sembuh 170 orang dengan penambahan 2 orang hari ini dan 8 orang meninggal dunia,” terang Kabid P2P Roza Mardiah,  Sabtu (10/09/2020).

Ia mengatakan seiring semakin bertambahnya kasus konfirmasi di Tanah Datar, upaya pencegahan agar tidak tertular Covid-19 adalah dengan gerakan 3 M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

“Mari kita saling melindungi dari tertular Covid-19. Selain itu diminta kepatuhan dan kesadaran bagi yang telah menjalani tes swab agar menjalani isolasi sementara di rumah sampai hasil pemeriksaan keluar,” pesannya.

Adapun, Roza merinci data 11 orang positif Covid-19 tersebut yaitu :

1.  Laki-laki, umur 25 tahun, pekerjaan anggota Polri, alamat Koto Baranjak Kec. Lima Kaum

2.  Laki-laki, umur 40 tahun, pekerjaan pegawai bank, alamat Koto Tangah Kec. Tanjung Emas

3.  Perempuan, umur 83 tahun, pekerjaan rumah tangga, alamat Simpurut Kec. Sungai Tarab

4.  Perempuan, umur 60 tahun, pekerjaan rumah tangga, alamat Koto Baranjak Kec. Lima Kaum

5.  Perempuan, umur 20 tahun, pekerjaan mahasiswi, alamat Koto Baranjak Kec. Lima Kaum

6.  Perempuan, umur 33 tahun, pekerjaan pegawai bank, alamat Balai Labuah Bawah Kec. Lima Kaum

7.  Laki-laki, umur 12 tahun, pekerjaan pelajar, alamat Balai Batu Kec. Lima Kaum

8.  Laki-laki, umur 12 tahun, pekerjaan pelajar, alamat Balai Batu Kec. Lima Kaum

9.  Laki-laki, umur 10 tahun, pekerjaan pelajar, alamat Balai Batu Kec. Lima Kaum

10. Laki-laki, umur 49 tahun, pekerjaan ASN, alamat Perum. Taman Rizano Malana Kec. Lima Kaum

11.  Laki-laki, umur 53 tahun, pekerjaan pedagang, alamat Perum. Taman Rizano Malana Kec. Lima Kaum

Sedangkan, rincian pasien sembuh sebanyak 2 (dua) orang yaitu :

1.  Laki-laki, umur 54 tahun, pekerjaan ASN Samsat, alamat Perum. Rizano Cubadak Kec. Lima Kaum

2.  Laki-laki, umur 33 tahun, pekerjaan anggota Polri, alamat Kampung Tangah Pagaruyung Kec. Tanjung Emas

Sementara itu, data rekapan sampai hari ini, akumulasi kasus konfirmasi sebanyak 263 orang yang terdiri dari  1 orang dirawat di RSUP M Djamil Padang, 7 orang dirawat di RSAM Bukittinggi, 2 orang dirawat di RS Ibnu Sina Padang Panjang, 2 orang dirawat di RSUD Padang Panjang, 1 orang dirawat di RSUD Hanafiah Batusangkar, 10 orang karantina di  PPSDM Baso, dan 62 orang isolasi mandiri, 170 sudah sembuh hasil dengan hasil negatif, meninggal dunia 8 orang. Sementara Suspek 18 orang, Probable 2 orang dan pelaku perjalanan 42 orang. (*/HFS)

Baca Juga

TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kondisi Terkini Korban Selamat Keracunan Asap Genset Saat Listrik Padam di Tanah Datar 
Polisi saat mendatangi lokasi kejadian tiga remaja di Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, diduga menjadi korban keracunan asap genset. (Dok. Polisi)
7 Fakta Kematian Tragis Dua Pelajar di Tanah Datar, Diduga Keracunan Asap Genset Saat Mati Listrik Massal
Ilustrasi jenazah. (Dok. Langgam.id)
Petaka Asap Genset di Tanah Datar Saat Mati Listrik Massal, Dua Pelajar Meninggal Beda Sekolah
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Petugas BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Tanah Datar, pada Selasa malam. DOK BPBD
Bupati Tanah Datar: 5 Rumah Hanyut hingga 100 Ha Sawah Terdampak Banjir
Banjir dan Longsor di Lintau Buo Tanah Datar, Rumah hingga Lahan Pertanian Warga Terdampak
Banjir dan Longsor di Lintau Buo Tanah Datar, Rumah hingga Lahan Pertanian Warga Terdampak