Langgam.id – Burhanuddin Hakim (16) masih menjalani perawatan di ruang ICU Rumah Sakit Yarsi Padang Panjang, Senin (25/5/2026). Ia merupakan korban selamat dalam insiden dugaan keracunan gas karbon monoksida dari genset saat listrik padam beberapa waktu lalu.
Selain Burhanuddin, dua korban lainnya yakni Haikal Arya Kamil (15) dan Gibran Arrasyid (15), dinyatakan meninggal dunia. Petaka ini terjadi di ruangan belakang Masjid Nurul Huda, Jorong Tanjung, Nagari Pandai Sikek, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (23/5/2026) pagi.
Kapolsek X Koto, Iptu Martheriko mengatakan, kondisi korban selamat mulai membaik dan kemungkinan segera dipindahkan ke ruang perawatan dari ICU.
“Mungkin sore nanti sudah dipindahkan ke ruang perawatan,” ujarnya kepada Langgam.id, Senin (25/5/2026).
Hasil olah TKP sementara, kata Martheriko, korban mengarah pada dugaan keracunan karbon monoksida yang berasal dari genset, yang digunakan di dalam ruangan tertutup.
“Tidak ada temukan barang berbahaya indikasi penyebab lainnya,” ungkapnya.
Sebelumnya, peristiwa ini bermula saat listrik padam massal melanda Sumatera, termasuk Sumbar pada Jumat (22/5/2026) malam. Ketiga remaja ini diketahui menggunakan genset untuk mengisi daya telepon genggam.
Kemudian, para korban tertidur di dalam ruangan. Burhanuddin ditemukan dalam kondisi kritis, sementara dua rekannya, dinyatakan meninggal. (WAN)





