Pasien Covid-19 Bukittinggi Bertambah 10 Orang, Didominasi Polisi dan Nakes

Kasus Covid-19 Kian Melonjak, Masyarakat Diminta Lebih Disiplin Terhadap Prokes

Ilustrasi Corona (Langgam.id/Ridho)

Langgam.id – Pasien covid-19 di Bukittinggi Sumatra Barat hari ini mengalami penambahan sebanyak 10 orang. Penambahan pasien itu didominasi anggota polri dan tenaga kesahatan (nakes).

Juru Bicara Juru Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengatakan, dari 10 orang itu terdapat 4 polisi dan 2 tenaga kesehatan. Keempat polisi itu kini menjalani isolasi mandiri.

“Pekerjaan Polri, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara,” kata Jasman dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/9/2020).

Baca juga: Upadate Covid-19 Sumbar: Hanya 5 Pasien Sembuh, 4 Meninggal

Keempat polisi itu berusia antara 27 sampai 57 tahun. Sementara dua tenaga kesehatan yang dinyatakan positif berusia 48 dan 22 tahun.

“Pekerjaan nakes, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara,” kata Jasman.

Saat ini total kasus positif di Bukittinggi mencapai 169 kasus. Dari jumlah itu 4 orang (2,4%) dan sembuh 32 orang (18,9%).

Berikut rincian 10 orang pasien pasien positif covid-19 di Bukittinggi pada 12 September 2020:

  1. Wanita 57 th, waega Gulai Bancah, pekerjaan PNS, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.
  2. Pria 27 th, warga Birugo Puhun, pekerjaan Polri, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.
  3. Pria 51 th, warga Sapiran, pekerjaan Polri, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.
  4. Pria 37 th, warga Sapiran, pekerjaan Polri, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara
  5. Pria 37 th, warga Sapiran, pekerjaan Polri, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.
  6. Wanita 20 th, warga Bukik Apik Puhun, pekerjaan ASN, riwayat perjalanan dari Aceh, isolasi mandiri sementara.
  7. Pria 19 th, warga Pintu Kabun, status mahasiswa, diduga terpapar dari aktivitas, isolasi mandiri sementara.
  8. Wanita 48 th, warga Bukik Apik, pekerjaan Nakes, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara
  9. Wanita 22 th, warga Tangah Sawah, pekerjaan Nakes, diduga terpapar dari pekerjaan, isolasi mandiri sementara.
  10. Wanita 70 th, warga Belakang Balok, status IRT, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara. (ABW)

Baca Juga

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias membuka rapat kerja Pra Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I Apeksi
Yayasan Ford de Kock Laporkan Walikota Bukittinggi ke KPK
melakukan rotasi besar-besaran untuk jabatan kapolres di Sumatra Barat
Universitas Fort De Kock Polisikan Wali Kota Bukittinggi
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock
Universitas Fort De Kock Bukittinggi
Sengketa Lahan Kampus Fort De Kock, Kuasa Hukum: Pemko Harusnya Tempuh PK Bukan Kekerasan
Dugaan Kekerasan di Kampus Fort De Kock Dilaporkan ke Polisi, Pengacara Korban Singgung Pelanggaran HAM
Dugaan Kekerasan di Kampus Fort De Kock Dilaporkan ke Polisi, Pengacara Korban Singgung Pelanggaran HAM
Polemik Penolakan Trase Tol Sicincin-Bukittinggi di Kubang Putiah Agam, Satu Jorong Terancam Hilang dari Peta!
Polemik Penolakan Trase Tol Sicincin-Bukittinggi di Kubang Putiah Agam, Satu Jorong Terancam Hilang dari Peta!