Partisipasi Pemilih Capai 54%, Mahyeldi-Audy Pimpin Perolehan Suara di Padang Panjang

Salam komando Mahyeldi dan Audy Joinaldi, pihak terkait

Salam komando Mahyeldi dan Audy Joinaldi. (Foto: Irwanda)

Langgam.id – Pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur nomor urut 4, Mahyeldi-Audy Joinaldy berhasil memperoleh suara terbanyak di Padang Panjang. Dari hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi suara tingkat kecamatan pada Minggu (14/12/2020), mereka meraih total suara 11.274 dari kecamatan Padang Panjang Barat (PPB) dan Padang Panjang Timur (PPT).

Di Padang Panjang Barat (PPB), Mahyeldi-Audy memperoleh suara sebanyak 6.085, disusul oleh paslon nomor urut 2 Nasrul Abit-Indra Catri dengan perolehan suara sebesar 2.604. Sementara itu di posisi ketiga ditempati palson Mulyadi-Ali Mukhni dengan 1.928 suara dan di posisi terakhir ditempati palson Fakhrizal-Genius Umar dengan 1.161 suara.

“Partisipasi pemilih di Padang Panjang Barat mencapai 51,33%. Dari 23.510 jumlah pemilih di PBB, sebanyak 12.069 pemilih menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember lalu,” ujar Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Padang Panjang Barat, Femiwati, Minggu (14/12/2020).

Sementara itu, di Padang Panjang Timur (PPT) paslon Mahyeldi-Audy juga memperoleh perolehan suara terbanyak dengan 5.189 suara. Sementara palson Nasrul Abit-Indra Catri di posisi kedua dengan 1.904 suara, disusul Mulyadi-Ali Mukhni dengan 1.553 suara dan di posisi terakhir paslon Fakhrizal-Genius dengan 835 suara.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Padang Panjang Timur (PPT) menyebut, dari 17,065 Data Pemilih Tetap (DPT), sebanyak 9.074 pemilih menggunakan hak suaranya pada 9 Desember lalu. Jika dihitung partisipasi pemilih mencapai 57 persen, lebih tinggi dari PPB yang hanya mencapai 51,33 persen.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Panjang, Okta Novisyah mengatakan, angka rekapitulasi di tingkat kecamatan biasanya tidak akan jauh beda dengan tingkat kota. Ia menyebut pihaknya akan mengadakan rapat pleno pada 16 Desember mendatang.

“Biasanya tidak akan jauh beda, karena di pleno kecamatan sudah diperbaiki jika ada perbedaan data antara data Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pengawasan Pemilu Kecamatan (Panwascam) dan saksi. Mereka juga sudah menandatangani berita acara,” tutup Okta.(Farhan/Ela)

Baca Juga

Jembatan Kembar yang berada di Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat direncanakan akan menjadi lokasi pembangunan
Monumen Galodo Sumatra Direncanakan Bakal Dibangun di Jembatan Kembar Padang Panjang
Wali Kota Padang Panjang Lantik 10 Pejabat Eselon II, Zia Ul Fikri Jabat Kepala BPKD
Wali Kota Padang Panjang Lantik 10 Pejabat Eselon II, Zia Ul Fikri Jabat Kepala BPKD
Jembatan Kembar Margayasa di Padang Panjang yaitu Margayasa A dan B yang diterjang oleh banjir bandang pada akhir November 2025 lalu, sudah
BPJN Sumbar: Secara Teknis, Jembatan Kembar Margayasa Masih Layak dan Aman Digunakan
Pemko Padang Panjang mulai menyusun Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Hal ini dilakukan sebagai
Pemko Padang Panjang Susun Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
Proses evakuasi korban galodo di kawasan jembatan kembar, Silaing Bawah, Padang Panjang, Sabtu (29/11/2025). BPBD
Galodo Jembatan Kembar Silaing, Tiga Jenazah Korban Berhasil Dievakuasi
Jembatan Kembar Silaing di Kota Padang Panjang dihantam longsor pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 11.52 WIB.
Perkembangan Terkini: Berikut Nama Korban Dampak Galodo di Jembatan Kembar Padang Panjang