Padang Nihil Penambahan Kasus Baru Positif Covid-19

Langgam.id-covid-19

Ilustrasi. [foto: canva.com]

Langgam.id – Penambahan kasus baru covid-19 tidak ditemukan di Kota Padang pada Sabtu (27/11/2021). Tidak itu saja hari ini juga tidak ada penambahan pasien sembuh.

Dengan tidak ada penambahan tersebut, maka total kasus covid-19 dan total kasus sembuh di Kota Padang masih sama dengan kemarin.

Berdasarkan data di situs Dinas Kesehatan Kota Padang, saat ini total konfirmasi positif covid-19 ada 42.226 kasus.

Kemudian, total sembuh ada 41.670 kasus. Serta, total kasus meninggal di Padang ada 554 orang.

Nihil kasus baru dan tidak ada penambahan pasien sembuh ini membuat sisa kasus aktif covid-19 masih tetap dua kasus. Tersebar di Kelurahan Aia Pacah dan Kelurahan Surau Gadang.

Dinkes menyebutkan, sisa dua kasus konfirmasi tersebut, rinciannya satu kasus bergejala dan sedang dirawat.

Kemudian, satu kasus lainnya tanpa gejala dan juga saat ini sedang dirawat.

Baca juga: Pasien Sembuh Bertambah, 101 Kelurahan di Padang Bebas Covid-19 

Dinkes menerangkan, kasus suspek di Kota Padang berjumlah 23 kasus. Rinciannya 10 kasus dirawat dan 13 kasus isolasi.

Selanjutnya, hingga hari ini, terdapat 102 kelurahan di Kota Padang yang sudah bebas dari covid-19. Kelurahan-kelurahan tersebut saat ini tidak ada lagi kasus konfirmasi covid-19.

Baca Juga

Viral Video Diduga Asusila, Kabiro PBJ Pemprov Sumbar Mundur
Viral Video Diduga Asusila, Kabiro PBJ Pemprov Sumbar Mundur
Longsor di kawasan tambang Silokek, Kabupaten Sijunjung, Minggu (23/8/2026).
Longsor di Kawasan Tambang Silokek, 4 Korban Luka-Luka
Longsor di kawasan tambang Silokek, Kabupaten Sijunjung, Minggu (23/8/2026).
Breaking News! Longsor di Kawasan Bekas Tambang Silokek 
Perjalanan Ulya Jadi Utusan Paskibraka Asal Sumbar
Perjalanan Ulya Jadi Utusan Paskibraka Asal Sumbar
Sumbar Kembali Kirim 2,03 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT
Sumbar Kembali Kirim 2,03 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT
BMKG Sebut Udara Padang Kabur Akibat Hotspot di Provinsi Tetangga
BMKG Sebut Udara Padang Kabur Akibat Hotspot di Provinsi Tetangga