Langgam.id – Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Padang, dipadati warga yang ingin mengurus aktivasi kartu keluarga digital atau identitas kependudukan digital (IKD) pada Jumat (5/6/2026).
Ramainya pengurusan IKD ini, dikarenakan mulai dibukanya sistem penerimaan murid baru atau SPMB sekolah dasar, sekolah menengah pertama hingga sekolah menengah atas untuk tahun ajaran 2026/2027.
Pendaftaran dijadwalkan mulai dibuka 22 Juni 2026. Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta didik adalah dokumen kependudukan yang telah terintegrasi secara digital.
Pantauan Langgam.id, Kantor Dukcapil Kota Padang dipadati pengunjung dari para orang tua calon siswa tersebut sejak pagi. Mereka tampak mengantre sambil menunggu giliran dipanggil petugas.
Ani, orang tua calon siswa, mengakui aktivasi IKD terpaksa dilakukannya karena jadi persyaratan dalam proses pendaftaran sekolah anaknya.
“Ya, untuk Aktivasi Kependudukan Digital (IKD),” ujarnya saat diwawancarai.
Hal senada juga disampaikan orang tua calon siswa lainnya, Dini. Ia mengungkapkan, proses pengurusan IKD tidak terlalu rumit, meskipun harus menunggu cukup lama akibat tingginya jumlah pemohon.
“Tidak sulit, sih. Cuma masalah antre lama saja,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Habibul Fuadi menyebutkan, penerapan aktivitas IKD dilakukan untuk autentikasi dokumen kartu keluarga.
“Memastikan autentikasi dokumen kartu keluarga sesuai sistem informasi manajemen kependudukan,” kata Habibul singkat. (WAN)





