Ombudsman Minta DPRD Sumbar Jelaskan Soal Seleksi Komisioner KPID ke Masyarakat

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Ombudsman Sumbar melakukan pemantauan terhadap penanganan pasca bencana gempa di Pasaman Barat

Kepala Ombudsman Perwakilan Sumbar Yefri Heriani. [foto: Rahmadi/langgam.id]

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Ombudsman Sumbar minta DPRD untuk menjelaskan ke masyarakat soal seleksi calon komisioner KPID.

Langgam.id – Kepala Ombudsman Perwakilan Sumatra Barat (Sumbar) Yefri Heriani mengatakan, DPRD harus menjelaskan ke masyarakat soal seleksi calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID).

Hal ini menanggapi laporan atas nama Aliansi Masyarakat Peduli Penyiaran (AMPP) Sumbar terhadap Ketua DPRD Sumbar Supardi.

Supardi dilaporkan oleh Ketua AMMP Eko Kurniawan ke Ombudsman Perwakilan Sumbar di Padang pada Kamis (3/1/2022).

Yefri menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat tersebut. Namun untuk lebih detail, dirinya masih menunggu dari petugas yang melakukan pemeriksaan. Sebab saat ini dirinya juga berada di luar daerah.

“Ombudsman menerima baru sore kemarin. Jadi dokumen itu masih dalam proses pendisposisian ke bagian PVL untuk diperiksa syaratnya,” katanya, Jumat (4/2/2022).

Sementara itu, terkait potensi adanya pelanggaran, dia mengatakan, setiap penyelenggaraan pelayanan publik pasti ada potensi untuk melakulan maladministrasi.

“Namun dugaan untuk laporan ketua DPRD ini belum bisa dirumuskan karena dokumennya belum selesai diperiksa,” ucapnya.

Selain itu, menanggapi adanya laporan seperti ini, dia mengatakan, secara umum DPRD kalau ada pertanyaan masyarakat tentang ini, harus dijawab dan berikan penjelasan. Hal ini bagian dari bagamana DPRD memberikan pelayanan.

“Jika masyarakat menanyakan tentang prosedur, maka mereka (DPRD) perlu menjelaskan secara clear tentang prosedur yang dilakukan,” ujarnya.

Menurutnya, semua prosedur tentu harus mengacu pada aturan dan undang-undang yang ada.

Sehingga dengan kejelasan prosedur dalam proses seleksi dan lainnya, tidak ada  menimbulkan prasangka dan dugaan-dugaan dari pihak lain.

Sebelumnya, terkait tuduhan bahwa DPRD Sumbar tidak transparan dalam proses seleksi komisioner KPID, Supardi membantah.

Supardi mengatakan, bahwa DPRD Sumbar selama ini dalam bekerja sudah sesuai aturan dan Undang-undang.

Baca juga: Seleksi Komisioner KPID, Ketua DPRD Sumbar Dilaporkan ke Ombudsman

Bahkan bisa dibuktikan nantinya bagaimana DPRD bekerja. DPRD juga siap apabila nanti dimintai klarifikasi oleh Ombudsman Sumbar.

“Kalau memang mereka bilang tidak transparan maka nanti kita lihat, apakah DPRD melanggar aturan atau tidak, kita coba ekspos pula nanti tentang itu,” kata Supardi.

—

Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Hadapi Semen Padang Fc, PSMS Medan Targetkan Tiga Poin
Hadapi Semen Padang Fc, PSMS Medan Targetkan Tiga Poin
TIM SAR mengevakuasi wisatawan terjatu dari puncak air terjun robo di Harau, Payakumbuh.
Korban Terjatuh di Air Terjun Robo Ditemukan Meninggal 
Asap Karhutla, Kasus ISPA di Kota Padang Meningkat Tajam 
Asap Karhutla, Kasus ISPA di Kota Padang Meningkat Tajam 
Sepekan Pascabanjir Pessel, Lebih 500 Rumah di Rahul Tapan Krisis Air Bersih
Sepekan Pascabanjir Pessel, Lebih 500 Rumah di Rahul Tapan Krisis Air Bersih
Polda Sumbar Tangkap 21 Orang di Padang dalam Kasus Narkoba 
Polda Sumbar Tangkap 21 Orang di Padang dalam Kasus Narkoba 
Alat berat membersihkan material longsor di Nagari Sungai Gambir Sako Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan
Enam Hari Pascabanjir, Warga Rahul Tapan Pessel Butuh Bantuan Sembako hingga Peralatan Sekolah