Ombudsman Kritik Pemutusan Layanan BPJS Kesehatan di Semen Padang Hospital

Kolom : Yang Tersisa dari Turis China

Asisten Ombudmans Perwakilan Sumbar Adel Wahidi (ist)

Langgam.id – Pemutusan layanan peserta BPJS Kesehatan di Semen Padang Hospital (SPH) mendapat kritikan dari Ombudsman RI Perwakilan Sumatra Barat (Sumbar). Kondisi ini jelas menghilangkan faskes rujukan masyarakat Sumbar yang selama ini telah mengetahui SPH melayani BPJS.

“Sayang sekali. Mereka gagal mencapai kesepakatan,” kata Plt Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumbar Adel Wahidi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/5/2019).

Adel menyayangkan pemutusan layanan BPJS Kesehatan itu. Menurutnya, keputusan itu terlihat aneh di tengah gencarnya Rumah Sakit lain yang justru ingin bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

“Ini tentu akan menyulit masyarakat. Pemutusan kerjasama jelas berdampak pada layanan pasien.

Apalagi, dua pihak belum mengumumkan sampai kapan pemutusan kerjasama, dan apa penyebab pemutusan kerjasasama. Mereka hanya menginformasikan dua pihak gagal mencapai kesepakatan,” terang Adel.

Biasanya, lanjut Adel, pemutusan kerjasama disebabkan oleh akreditasi RS yang tidak memenuhi syarat atau tersebab wanprestasi. “Kami berharap, kedua pihak mempertimbangkan lagi pemutusan ini,” katanya.

Sebelumnya, BPJS Kesehatan mengakhiri kerjasama dengan SPH terhitung 31 Mei 2019. Alhasil, semua layanan kesehatan masyarakat yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dialihkan ke Rumah Sakit lainnya di Kota Padang.

“Peserta JKN-KIS yang masih membutuhkan pelayanan masih bisa berobat ke Semen Padang Hospital sebelum 31 Mei 2019. Kesepakatan kami, Semen Padang Hospital akan merujuk ke fasilitas kesehatan lainnya yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang Asyraf Mursalina melalui keterangan tertulisnya, Senin (27/5/2019).

Menurut Asyraf, fasilitas kesehatan swasta yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan wajib memperbaharui perjanjian kerjasama ketika sudah habis waktu. Apalagi, perjanjian kerjasama dasarnya memiliki sifat sukarela.

“Sebelum perjanjian kerjasama berakhir, kami dan Semen Padang Hospital telah melakukan koordinasi dan komunikasi untuk pembaharuan perjanjian kerjasama. Tapi, tidak menemui kata sepakat. Sehingga keputusan berakhir ini diambil bersama-sama,” katanya. (*/RC)

Baca Juga

Seorang Wanita Nekat Jadi Bandar Sabu di Padang: Terdesak Ekonomi, Jual Paket Hemat
Seorang Wanita Nekat Jadi Bandar Sabu di Padang: Terdesak Ekonomi, Jual Paket Hemat
Polisi Ringkus Bandar Sabu di Pasar Gaung Lubeg: 211 Paket Disita, Paket Hemat Rp 50 Ribu
Polisi Ringkus Bandar Sabu di Pasar Gaung Lubeg: 211 Paket Disita, Paket Hemat Rp 50 Ribu
Debit Batang Kuranji Naik Usai Kota Padang Diguyur Hujan
Debit Batang Kuranji Naik Usai Kota Padang Diguyur Hujan
nelayan di Pantai Purus, Kota Padang, tidak bisa melaut akibat cuaca buruk yang melanda wilayah pesisir.
Tak Bisa Melaut Akibat Ombak Tinggi, Penghasilan Nelayan Puruih Terdampak
Blok A Pasar Raya Kebakaran, Tiga Toko Hangus
Blok A Pasar Raya Kebakaran, Tiga Toko Hangus
OSO Beli Hotel Bumiminang: Pengabdian ke Kampung Halaman
OSO Beli Hotel Bumiminang: Pengabdian ke Kampung Halaman