Oknum ASN di Agam Terlibat Kasus Penggelapan Mobil Diringkus Polisi

Oknum ASN di Agam Terlibat Kasus Penggelapan Mobil Diringkus Polisi, musafir

Ilustrasi (Foto: Free-Photos / pixabay.com)

Langgam.id – Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar) diduga terlibat dalam kasus pengelapan mobil. Diketahui, ASN itu bernama Zalman (48) bertugas di Lapas Klas II B Lubuk Basung.

Penangkapan Zalman dilakukan Tim Opsnal Reserse Polsek Koto Tangah, Sabtu (30/5/2020) kemarin di Kota Padang. Sebelumnya, laporan atas kasus ini diterima pihak kepolisian kemudian dilakukan penyelidikan.

“Dia (pelaku) sudah kami tahan lebih kurang tiga hari. Ditangkap tanpa perlawanan saat berada di Kota Padang,” ujar Kapolsek Koto Tangah, AKP Zamri Elfino kepada awak media, Kamis (4/6/2020).

Zamri memastikan, kasus penggelapan mobil itu tetap berjalan, meskipun pelaku merupakan pegawai lapas. Saat ini, kata Zamri, pihaknya terus berkomunikasi dengan pihak Lapas Kelas II B Lubuk Basung dan Kanwil Kemenkumham Sumbar.

“Kami terus mengembangkan kasus ini. Tidak ada pencabutan laporan, kasus tetap berjalan,” tegasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Koto Tangah, Iptu Syafwal mengatakan, pelaku telah melakukan aksi penggelapan sejak 2019. Modus yang digunakan yaitu dengan mencarter mobil, kemudian digadaikan ke orang lain.

“Pengakuannya, mobil itu digadaikan ke Pasaman Barat, Payakumbuh, Sijunjung bahkan hingga ke Provinsi Jambi. Nominal pegadaian bervariasi, ada sekitar Rp25 juta per unit,” ungkapnya.

Lalu, uang hasil penggelapan mobil tersebut, lanjut Syafwal, digunakan pelaku untuk berfoya-foya. Sejauh ini pihaknya tidak ada menemukan dugaan kasus lain yang menjerat pelaku, termasuk kasus penyalahgunaan narkotika.

Dalam kasus ini, jelasnya, pihak kepolisian juga ikut menyita barang bukti berupa satu unit gadget merek Samsung warna putih, uang tunai senilai Rp1.575.000 dan dua lembar struk ATM BNI serta Link BRI.

Selanjutnya, juga ada dua unit mobil merek Toyota Avanza yang digelapkan pelaku di Pasaman Barat dan Sijunjung. (*/Irwanda/ZE)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre