New Normal, Pemko Padang Panjang Siapkan Skenario Belajar di Sekolah

New Normal, Pemko Padang Panjang Siapkan Skenario Belajar di Sekolah

SMP 5 Padang Panjang. (Sumber: kemdikbud.go.id)

Langgam.id- Pemerintah Kota Padang Panjang merancang skenario penerapan new normal dalam proses belajar mengajar di sekolah tahun ajaran baru 2020/2021, yang akan dimulai pada 13 Juli 2020.

Baca juga: Resmi, PSBB Sumbar Diperpanjang Hingga 7 Juni

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Panjang M Ali Tabrani mengatakan, pihaknya telah mulai mensosialisasikan penerapan new normal kepada kepala sekolah di tingkat SD, SLTP dan SLTA.

“Nanti kepala sekolah yang akan mensosialisasikan kepada guru-guru, kemudian guru mensosialisasikan kepada siswa dan wali murid nya,” ujarnya dalam rilis Jumat (29/5/2020).

Kata Ali, penerapan new normal di sekolah-sekolah berupa mewajibkan siswa, guru dan warga sekolah memakai masker sejak dari rumah hingga pulang sekolah. Penggunaan masker juga diwajibkan kepada tamu yang datang.

Pihak sekolah juga diwajibkan melakukan cek suhu untuk memastikan suhu tubuh siswa, saat akan masuk ke lingkungan sekolah. Bagi yang suhunya di atas 37 derajat akan dipulangkan dan disaran melakukan pemeriksaan di puskesmas.

“Siswa, guru, warga sekolah, dan tamu-tamu yang datang diukur suhu tubuhnya sebelum memasuki sekolah. Suhu harus di bawah 38 derajat, tidak lebih dari 37 derajat,” ujarnya.

Kata dia, sekolah juga diminta membuat tempat cuci tangan. Seluruh warga sekolah mencuci tangan dengan air yang mengalir menggunakan sabun, sesuai protap kesehatan.

Siswa juga tidak dibenarkan saling pinjam alat pembelajaran, karena beresiko terjadi penularan.

“Mereka harus menggunakan peralatannya sendiri,” ujarnya.

Ali mengatakan, kegiatan belajar mengajar dibagi menjadi 2 shift. Namun ketentuan ini tak berlaku bagi sekolah berbasis asrama seperti pesantren.

Dengan adanya pembagian 2 shift, tempat duduk siswa bisa diatur dengan minimal berjarak 1 meter.

“Dalam satu kelas misalnya 30 siswa, maka dibagi 15 – 15. Dengan demikian durasi waktu dipotong menjadi dua. Kalau 40 menit satu jam pelajaran, dibagi menjadi 20 menit untuk shift pertama dan 20 menit shift kedua. Lama guru di sekolah seperti biasa. Hanya saja jumlah tatap muka siswa menjadi 40-50 persen,” ujarnya.

Namun dengan dipersingkatnya waktu belajar, ia meminta guru berkreasi dan berinovasi dalam mengembangkan bahan ajar. Lalu mengaktifkan pembelajaran jarak jauh melalui tugas-tugas.

Ali mengatakan, karena waktu belajar terbatas, tidak ada waktu istirahat. Begitu juga dengan kegiatan ekstrakurikuler yang sementara waktu ditiadakan.

“Siswa juga kita minta membawa bekal makanan dari rumah. Kantin sekolah masih dalam pertimbangan untuk dibuka. Bila dibuka tentu harus memenuhi standar protokol kesehatan Covid-19, baru dizinkan, tetapi tidak boleh makan di tempat,” ujarnya.

Setelah melakukan proses belajar mengajar, setiap sekolah wajib melakukan penyemprotan disinfektan terhadap ruang kelas, ruang ruang tertentu, perpustakaan.

Sekolah juga diminta membuat spanduk atau pamflet yang berisi edukasi terkait dengan pencegahan Covid-19, serta langkah yang harus dilakukan.

“Setiap sekolah wajib membuat spanduk, minimal 1 di depan pintu gerbang agar dapat dibaca langsung secara jelas setiap siswa, setiap wali murid, warga sekolah sebelum memasuki lingkungan sekolah,” ujarnya. (*/SRP)

Baca Juga

Arus Lalu Lintas Padang-Padang Panjang di Lembah Anai Dialihkan, Ini Penyebabnya
Arus Lalu Lintas Padang-Padang Panjang di Lembah Anai Dialihkan, Ini Penyebabnya
Ulya Kireina Halim saat bersalaman dengan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, disela pemusatan latihan Paskibraka Nasional 2026. (Dok.Pribadi)
Kisah Ulya Paskibraka Nasional dari Padang Panjang: Gugup Bertemu Prabowo, Berdoa Masuk Istana!
Dramatis! Evakuasi Korban Terjepit Truk Kecelakaan di Silaing Bawah Berlangsung 4 Jam
Dramatis! Evakuasi Korban Terjepit Truk Kecelakaan di Silaing Bawah Berlangsung 4 Jam
Korban Terjepit Dinyatakan Meninggal, Begini Kronologi Truk Ice Crem Masuk Jurang di Silaing Bawah
Korban Terjepit Dinyatakan Meninggal, Begini Kronologi Truk Ice Crem Masuk Jurang di Silaing Bawah
Truk Bermuatan Ice Crem Masuk Jurang di Silaing Bawah, Satu Korban Terjepit
Truk Bermuatan Ice Crem Masuk Jurang di Silaing Bawah, Satu Korban Terjepit
10 Orang Meninggal di Jalan Padang Panjang Kurun Waktu 7 Bulan Terakhir
10 Orang Meninggal di Jalan Padang Panjang Kurun Waktu 7 Bulan Terakhir