Mulai April 2021, Pendataan Keluarga di Padang Gunakan Smartphone

Dinas Kesehatan Bantah Isu Soal Warga Pasaman Barat Suspect Corona, pendataan keluarga

Ilustrasi - Informasi dari smartphone. (Foto: Pexels/pixabay.com)

Langgam.id – Pendataan keluarga di Kota Padang akan dimulai pada 1 April-31 Mei 2021. Berbeda dari sebelumnya, pendataan keluarga tahun ini dilakukan mandiri oleh warga dengan mendownload aplikasi di smartphone.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, Eva Mustika Rosa, Jumat (12/3/2021).

“Kalau tahun lalu jawaban warga yang didata oleh kader ditulis di formulir, sekarang cukup di smartphone. Warga tinggal mendownload aplikasi pendataan keluarga. Dan jawabannya langsung di klik di smartphone warga yang bersangkutan,” kata Eva.

Cara ini, menurut Eva, bisa lebih cepat dan praktis. Artinya, ketika kader menginputkan data ke aplikasi maka datanya sudah terkirim ke pusat.

Baca juga: Sukses Budidaya Cupang, Eks Guru di Padang Raup Penghasilan Rp40 Juta Sebulan

Adapun item yang didata dalam pendataan keluarga ini antara lain data kependudukan, Keluarga Berencana (KB) dan stunting.

“Kita berharap pendataan yang akan dilakukan nantinya akan menghasilkan data keluarga yang akurat, valid, relevan dan dapat dipertanggungjawabkan,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia meminta dukungan semua pihak untuk menyukseskan pendataan keluarga ini nantinya agar dapat berjalan sesuai aturan.(*/Ela)

Baca Juga

DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang Kota Padang, Tata Ruang Lumin Park Dinilai Bermasalah
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Empat Kali Dilanda Banjir, Warga Lapau Munggu Desak Pemda Keruk Sungai yang Kian Dangkal
Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Pemko Padang akan Relokasi Rumah di Kawasan Rawan, Warga Korban Banjir Enggan Pindah
Kembali Naik, Harga Cabai di Pasar Raya Padang Tembus Rp85 Ribu
Kembali Naik, Harga Cabai di Pasar Raya Padang Tembus Rp85 Ribu
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus