Migrasi TV Analog ke Digital 1 Bulan Lagi, Warga di Padang Belum Persiapkan STB

Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Masyarakat yang menggunakan TV analog di Padang mengaku belum mempersiapkan STB.

Salah seorang warga Padang sedang menonton televisi. [foto: Nandito Putra/langgam.id]

Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Sejumlah masyarakat yang masih menggunakan TV analog di Kota Padang mengaku belum mempersiapkan alat STB.

Langgam.id – Kebijakan tahap pertama migrasi siaran televisi analog ke digital akan diberlakukan pada 30 April 2022. Akan ada 15 kabupaten/kota di Sumbar nantinya yang tak bisa lagi mengakses siaran TV analog.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), migrasi dari TV analog ke digital akan dilakukan dalam tiga tahap.

Tahap pertama berlangsung pada 30 April 2020 yang berlangsung di 56 wilayah siaran atau 166 kabupaten/kota. Tahap kedua pada 25 Agustus 2022 yang berlangsung di 11 wilayah siaran atau 110 kabupaten kota.

Sedangkan tahap terakhir pada 2 November mendatang yang berlangsung di 25 wilayah siaran atau 65 kabupaten/kota. Artinya, dalam rentang waktu tersebut, masyarakat tak bisa lagi menangkap siaran TV analog.

Supaya bisa mengakses siaran TV, masyarakat harus menggunakan set top box (STB) untuk menangkap siaran yang disambungkan ke TV.

Menanggapi hal itu, sejumlah masyarakat yang masih menggunakan TV analog di Kota Padang mengaku belum mempersiapkan alat STB.

Salah seorang warga Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Mulyadi (50) mengaku dirinya sudah tahu kebijakan migrasi siaran analog ke digital.

“Sudah tahu dari iklan di TV, tapi belum beli,” kata dia kepada langgam.id, Selasa (29/3/2022).

Mulyadi mengatakan, ia tidak tahu berapa harga perangkat STB. “Nanti kalau sudah dihentikan (siaran analog), baru saya beli, sekarang kan belum,” ucapnya.

Warga lainnya, Aprian (34) juga mengaku belum mempersiapkan alat STB. Aprian beralasan, sampai saat ini dirinya masih belum membutuhkan lantaran ia masih bisa mengakses siaran.

Aprian mengungkapkan, ia belum mengetahui tanggal penghentian siaran analog. “Kalau informasi di iklan TV dan siaran radio memang ada katanya akan dialihkan ke digital, tapi saya lupa kapan waktunya,” ungkap warga Pasar Ambacang ini.

Lagi pula, kata Aprian, dirinya juga masih ragu apakah akan membeli STB karena TV di rumahnya jarang dinyalakan. Sejak android berkembang pesat, ia mengaku sudah jarang menonton TV.

“Jarang, sekarang semua anggota keluarga lebih sering lihat YouTube, ada banyak pilihan tontonan di sana,” tutunya.

Sebagai informasi, Kota Padang sendiiri merupakan salah satu daerah yang akan migrasi ke tv digital bersama 15 kabupaten/kota lainnya di Sumbar.

Baca juga: Ingat! 1 Bulan Lagi Siaran TV Analog di 11 Daerah di Sumbar Dihentikan

Pada 30 April mendatang, masyarakat yang masih memakai TV analog tak akan bisa mengakses siaran, kecuali harus menggunakan perangkat STB.

Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Profil Kapolda Sumbar Baru Irjen Djati Wiyoto, Kawan Seangkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Profil Kapolda Sumbar Baru Irjen Djati Wiyoto, Kawan Seangkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Glamping Lakeside di Alahan Panjang saat dipasang garis polisi. (Foro: Polsek Lembah Gumanti)
Update Kasus Bulan Madu Berujung Maut di Glamping Lakeside Alahan Panjang, Polisi Bakal Periksa 2 Dokter SPH
Tim medis RSUP M Djamil Padang melakukan perawatan kepada Sena, balita 3 tahun korban penganiayaan. (Irwanda/Langgam.id)
Pengobatan Balita Dianiaya Ayah Tiri Tak Ditangggung BPJS, Pemkab Solok Cari Solusi
Warga negara (Citizen Lawsuit) menuju PTUN Padang mendaftarkan gugatan. (Foto: LBH Padang)
Bupati hingga Gubernur Sumbar dan Kapolda Digugat Warga ke PTUN, Buntut Bencana Ekologis
Petugas KAI menutup perlintasan liar selebar dua meter di Padang Pariaman. (Foto: Humas KAI Divre II Sumbar)
KAI Divre II Sumbar Tutup Perlintasan Liar di Padang Pariaman
Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Tuntutan Massa Aksi Kasus Kematian Karim: Copot Kepala Satpol PP Padang, Polisi Usut Tuntas