Merasa Dizalimi Perusahaan, Puluhan Karyawan PT Pos Padang Demo ke DPRD Sumbar

Merasa Dizalimi Perusahaan, Puluhan Karyawan PT Pos Padang Demo ke DPRD Sumbar

Puluhan Karyawan PT POS Regional 2 Padang demonstrasi dengan berjalan kaki menuju DPRD Sumbar (ist)

Langgam.id - Puluhan Karyawan PT Pos Regional 2 Padang yang tergabung dalam Serikat Pekerja Pos Indonesia (SPPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (23/10/2019).

Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) SPPI Kuat Bermartabar Sumbar, Hendri Joni mengatakan, aksi ini merupakan akumulasi dari kondisi PT Pos Indonesia saat ini. Pekerja menganggapkepemimpinan direksi tidak berjalan di jalan yang benar.

“Kinerja keuangan semakin hari semakin menurun. Banyak dampak yang ditimbulkan. Banyak kesewenangan yang dilakukan perusahaan kepada karyawan," katanya.

Hendri menegaskan, kesewenangan perusahaan seperti banyaknya karyawan yang jabatannya dilepas tanpa kejelasan, atau tiba-tiba diberhentikan begitu saja. Lalu, perusahaan juga membatasi kebebasan menyampaikan pendapat.

“Ketika karyawan menghadiri Rakernas, uang transportasinya dipotong. Perusahaan sudah menzalimi kami,” tegasnya.

Masalah lainnya, ada diantara pegawai yang sudah bekerja selama 3 tahun lamanya, namun tidak kunjung diangkat menjadi karyawan. Sebaliknya malah diberhentikan begitu saja.

Ia berharap, aksi dama ini didengar anggota DPRD Sumbar. Sehingga aspirasi karyawan PT POS di Sumbar ke pemerintah pusat.

“Semoga petinggi negeri mendengar keluhan kami. Apalagi saat ini pelantikan menteri. Mudah-mudahan presiden bisa menempatkan posisi menteri BUMN yang pas,” bebernya. (Rahmadi/RC)

Baca Juga

Ketua DPRD Sumbar, Supardi membeberkan berbagai persoalan dan tantangan ke depan dihadapan pemangku kebudayaan se-Payakumbuh,
Supardi Ajak Pemangku Kebudayaan Payakumbuh Jadikan Budaya sebagai Aset Masa Depan
65 Anggota DPRD Sumbar berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan yang masih tersisa hingga akhir masa jabatan periode 2019-2024 berakhir.
65 Anggota DPRD Sumbar Komitmen Selesaikan Pekerjaan Tersisa hingga Akhir Masa Jabatan
Ketua DPRD Sumbar Supardi mengajak masyarakat adat yang terdiri dari ninik mamak, bundo kanduang alim ulama hingga cadiak panda,
Ketua DPRD Sumbar Ajak Masyarakat Adat Berkontribusi Menjawab Persoalan Sosial
Ketua DPRD Sumbar, Supardi mengungkapkan bahwa potensi besar Payakumbuh yang bisa dikembangkan adalah sektor kuliner. Memang, Payakumbuh
Bimtek WRSE Angkatan Terakhir, Ketua DPRD Sumbar: Kuliner Payakumbuh Harus Mendunia
Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (Pansus LKPJ) Kepala Daerah Sumbar 2023 DPRD Sumbar, berkonsultasi dengan Direktorat
Optimalisasi Pelaksanaan Rekomendasi DPRD ke Kepala Daerah, Pansus LKPJ Konsultasi ke Kemendagri
Komisi I DPRD Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) dukung rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Kabupaten Agam. Dengan adanya rencana
Komisi I DPRD Sumbar Kunjungan ke Agam, Pengajuan DOB Bisa Terealisasi Usai Pilkada