Menurun, 4.750 Pasangan Menikah di Agam Selama 2020

Antisipasi Corona, Akad Nikah Dibatasi dan Wajib di KUA

Ilustrasi - Kantor KUA Kemenag. (Foto: IG Bimas Islam kemenag)

Langgam.id – Sepanjang tahun 2020, jumlah warga yang menikah di Kabupaten Agam mencapai 4.475 pasangan. Angka tersebut menurun sebanyak 275 pasangan dari 4.750 pasangan di tahun 2019.

Dari 4.475 pasangan itu, 2.236 pasangan menikah di Kantor Urusan Agam (KUA). Sedangkan di luar KUA 2.239 pasangan.

“Menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kabupaten Agam, Febri Doni kepada wartawan, Jumat (15/1/2021).

Menurut Febri Doni, pasangan terbanyak menikah berada di KUA Kecamatan Lubukbasung dengan angka 694 pasang. Sedangkan KUA Kecamatan Malalak paling sedikit dengan angka 96 pasangan.

Puncak terbanyak itu bulan Agustus. Paling sedikit di bulan Mei,” katanya.

Menurutnya, sejumlah kebijakan di masa pandemi covid-19 berpengaruh terhadap pernikahan. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan melangsungkan pesta pernikahan, salah satu yang paling mempengaruhi. (*/ICA)

Baca Juga

Material Longsor Tutup Kelok 8 Maninjau, Alat Berat Segera Dikerahkan
Material Longsor Tutup Kelok 8 Maninjau, Alat Berat Segera Dikerahkan
Longsor Tutup Akses Jalan di Kelok 8 Maninjau
Longsor Tutup Akses Jalan di Kelok 8 Maninjau
Ombudsman Periksa 2 SPPG di Agam, Ditemukan Indikasi Bakteri Dibawa Penjamah Makanan
Ombudsman Periksa 2 SPPG di Agam, Ditemukan Indikasi Bakteri Dibawa Penjamah Makanan
Brand Fashion Lamarema di Bandung. (Dok. Istimewa)
Perempuan Asal Agam Bangun Brand Fashion Lamarema di Bandung, Makin Dikenal Lewat Gamis Elegan
MBG Ditemukan Bakteri, Dinkes Agam Perketat Pengawasan Dapur SPPG
MBG Ditemukan Bakteri, Dinkes Agam Perketat Pengawasan Dapur SPPG
Apa Itu Bakteri Bacillus Cereus? Diduga Penyebab 344 Orang Keracunan MBG di Agam
Apa Itu Bakteri Bacillus Cereus? Diduga Penyebab 344 Orang Keracunan MBG di Agam