Menko AHY Serahkan 129 Sertifikat Tanah di Padang: Negara Hadir untuk Kepastian Hukum

Langgam.id – Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan 129 sertifikat tanah untuk warga di Kantor KAN Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (30/9/2025).

Dalam penyerahan sertifikat ini, AHY didampingi oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang dan Wakil Kepala Badan Pertanahan
Nasional, Ossy Dermawan serta anggota DPR Fraksi Demokrat, Mulyadi.

Pada kesempatan itu, AHY menyebut, sertifikat ya bu g diserahkan merupakan hak pakai bagi aset pemda, hak milik untuk warga serta wakaf.

“Ini menunjukkan bahwa negara pemerintah dalam hari ini kementerian ATR/BPN juga terus hadir untuk meyakinkan kepastian hukum atas tanah yang dimiliki oleh warga,” kata AHY usai penyerahan sertifikat.

“Saya bersama Bapak Menteri Nusron Wahid, Pak Wamen Ossy Dermawan, dan semua jajaran ATR/BPN ingin terus mengawal kebijakan yang berpihak pada rakyat ini,” sambungnya.

AHY menegaskan setiap warga harus memiliki kepastian hukum atas sertifikat yang telah dimiliki. Bahkan, masih ada warga yang sudah belasan kuruhan tahun tinggal di suatu rumah, tanah, tapi tidak punya sertifikat.

“Artinya selalu memiliki kerentanan terhadap gangguan atau penyerobotan tanah atau pun konflik agraria. Ini harus kita cegah dan kita ingin mengedepankan bahwa setiap tanah itu punya nilai ekonomi yang juga semakin baik ke depan,” ucapnya.

Dengan kepastian hukum, lanjut AHY, masyarakat akan lebih tenang sehingga bisa memiliki nilai ekonomi yang lebih baik.

Sementara itu, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN Bapak Ossy Dermawan menambahkan, negara bertanggung jawab untuk melakukan sertifikasi dan pihaknya terus mendorong ssrta sosialisasikan.

“Yang pertama adalah mengapa sertifikasi ini sangat penting untuk kita lakukan agar semua tanah itu betul-betul terpetakan dan terdaftar. Dan kedua kemudian mendapatkan kepastian hukum,” kata Ossy.

Ia mengungkapkan dalam upaya percepatan sertifikat tanah, ATR/BPN terus melakukan sosialisasi lalu mengajak pemda serta selaku pemangku adat untuk gegus tugas reforma agraria juga berusaha untuk memberikan sertifikasi di kelompok-kelompok yang marginal.

“Itu mungkin yang bisa kita lakukan,” jelasnya.

Baca Juga

KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam