Mengantuk, Minibus Tabrak Kios Jirigen Minyak di Bandar Buat

Mengantuk, Minibus Tabrak Kios Jirigen Minyak di Bandar Buat

Kecelakaan minibus di Bandar Buat, Kota Padang. (Foto: Ist)

Langgam.id – Sebuah mobil minibus mengalami kecelakaan tunggal dan menabrak kios jirigen minyak di daerah Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Minggu (3/3/2024).

Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, tepat di depan SPBU Bandar Buat.

Pemilik kios, Asmara Effendi, mengatakan saat kejadian ia sedang duduk menjaga kiosnya. Tiba-tiba, sebuah mobil datang dari arah Solok-Padang dan menabrak kiosnya.

Mobil Agya warna putih dengan pelat nomor BA 1789 HA, datang dari arah Indarung, ketika sampai di depan SPBU Banda Buek, langsung menghantam warung yang berada di sebelah kiri.

Mobil kemudian terseret dan menabrak beton hingga berhenti di depan sebuah ruko di samping kios Asmara.

Anak kedua Asmara, Ririn, menuturkan bahwa ia mendengar dentuman keras saat kejadian. Minyak yang dijual di kios tumpah berserakan.

“Saya tidak melihat langsung, tapi mendengar dentuman keras. Kerugiannya cukup banyak,” tuturnya.

Ririn menambahkan, kecelakaan ini disebabkan pengemudi yang mengantuk. Diperkirakan di dalam mobil berisi tiga sampai empat orang. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

Namun, Asmara mengalami kerugian material yang cukup besar. 28 botol Aqua berisi Pertalite, 14 jirigen solar, 1 jirigen Pertalite, 3 buah sepeda motor, 2 kulkas, 2 loud speaker, dan 4 mesin cuci miliknya rusak akibat kecelakaan ini.

Hingga saat ini, kasus kecelakaan tunggal masih ditangani Polsek Lubuk Kilangan. Pelaku secara sukarela akan bertanggung jawab mengganti kerugian pemilik kios. (Atikah/Fs)

Tag:

Baca Juga

Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Dinas Perkim LH Padang Panjang, Jeff Raymoon mengatakan bahwa saat ini kabut asap di Padang Panjang
Kabut Asap Kian Berbahaya, Disdik Sumbar Pantau Tiap Daerah untuk Terapkan PJJ
Kualitas Udara Padang Berbahaya, Pemko Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Kualitas Udara Padang Berbahaya, Pemko Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Beberapa pekan belakangan ini, Kota Padang diselimuti kabut asap. Akan tetapi pada Selasa, terjadi perbaikan kualias udara di Kota Padang
Kualitas Udara Padang Masuk Kategori Berbahaya, PM2.5 Capai 332
Kualitas Udara Padang Berbahaya, Siswa TK, SD dan SMP Belajar dari Rumah Selama 3 Hari
Kualitas Udara Padang Berbahaya, Siswa TK, SD dan SMP Belajar dari Rumah Selama 3 Hari
Sekda Sumbar Tegaskan Keseriusan Tertibkan Pajak Kendaraan ASN Menunggak
Sekda Sumbar Tegaskan Keseriusan Tertibkan Pajak Kendaraan ASN Menunggak
Dalil Ne Bis In Idem Dibantah, Kuasa Hukum Beny Minta Praperadilan Dilanjutkan
Dalil Ne Bis In Idem Dibantah, Kuasa Hukum Beny Minta Praperadilan Dilanjutkan