Memoles Rumah Dinas Wali Kota Padang di Tengah Pemulihan Bencana

pemerintah kota mengalokasi anggaran ratusan juta untuk memoles rumah dinas walikota Padang

pemerintah kota mengalokasi anggaran ratusan juta untuk memoles rumah dinas walikota Padang

Ia menegaskan bahwa beberapa item yang sudah tercantum dalam sistem pengadaan tidak mendapatkan persetujuan untuk direalisasikan. Salah satunya adalah renovasi rumah dinas wali kota yang memiliki nilai anggaran paling besar.

Baca: Miliaran Rupiah Pengadaan Barang Mewah di Rumah Dinas Vasko Ruseimy
Baca : Pengadaan Barang Mentereng di Rumah Dinas Gubernur Mahyeldi, dari Macbook Pro – Mesin Kopi

Menurut Diko, hingga saat ini rencana renovasi rumah dinas tersebut belum dilaksanakan sama sekali. Setelah kebutuhan tersebut disampaikan kepada Wali Kota Padang diputuskan bahwa renovasi belum menjadi prioritas.

“Untuk biaya renovasi rumah dinas hingga saat ini belum dilaksanakan sama sekali. Setelah disampaikan kepada Walikota, saat ini belum dibutuhkan renovasi di rumah dinas Walikota,” katanya.

Padahal, lanjut Diko, kondisi bangunan rumah dinas yang sudah cukup tua sebenarnya menunjukkan beberapa kerusakan yang terlihat secara kasat mata. Salah satunya adalah kebocoran pada bagian atap.

“Walaupun memang secara kasat mata ketika kami datang ke sana, ada beberapa bagian rumah yang sudah rusak seperti atap bocor, hal ini karena memang kondisi rumah dinas yang sudah tua,” ujarnya.

Menurut Diko, dana yang telah dianggarkan sejauh ini hanya digunakan untuk kebutuhan perbaikan yang benar-benar mendesak dan harus segera dilakukan. Kemudian untuk perbaikan partisi kamar yang sebelumnya direncanakan belum pernah dilaksanakan.

Kebijakan serupa juga diterapkan terhadap rencana pengadaan kamar set untuk rumah kepala daerah. Anggaran sebesar Rp71 juta untuk kamar set utama dan Rp35 juta untuk kamar set anak yang sebelumnya tercantum dalam rencana pengadaan akhirnya tidak direalisasikan.

Diko mengatakan pengadaan tersebut tidak memperoleh persetujuan dari Walikota. Sebagai gantinya, Biro Umum hanya akan mencat ulang bangunan tanpa mengganti furnitur secara keseluruhan.

Diko menambahkan, Pemko Padang juga akan membatalkan pembelian dua unit sound system dengan nilai Rp70,3 juta serta dua unit mesin cuci senilai Rp45 juta.

Hal yang sama juga berlaku untuk pengadaan peralatan dapur senilai Rp54 juta yang sebelumnya direncanakan untuk mendukung operasional Kantor Balaikota dan rumah dinas kepala daerah. “Ini dibatalkan oleh Walikota,” ujarnya.

Sementara untuk pengadaan karpet senilai Rp39 juta yang direncanakan bagi Kantor Balaikota Air Pacah dan rumah dinas kepala daerah, hingga saat ini belum dilaksanakan.

Tetap Jalan

Namun, Diko menjelaskan, beberapa pengadaan tetap dilanjutkan, videotron di rumah dinas wali kota dengan anggaran Rp354 juta. 

Halaman:

Baca Juga

Kota Padang Lolos Seleksi Tahap I Nominasi Kota Kreatif UNESCO 2027
Kota Padang Lolos Seleksi Tahap I Nominasi Kota Kreatif UNESCO 2027
Di Balik Perlawanan Nagari Kasang Menolak Izin Tambang, Mencegah Bahala Tersebab Deforestasi 
Di Balik Perlawanan Nagari Kasang Menolak Izin Tambang, Mencegah Bahala Tersebab Deforestasi 
Siapa yang Membakar Sumbar? Dari Hotspot Berulang hingga Tata Kelola Ruang
Siapa yang Membakar Sumbar? Dari Hotspot Berulang hingga Tata Kelola Ruang
Penjelasan UNP Soal Video Viral Mahasiswa Baru Disuruh Jalan Jongkok
Penjelasan UNP Soal Video Viral Mahasiswa Baru Disuruh Jalan Jongkok
Pratu Rizki Kurniawan, Prajurit TNI Asal Pessel Gugur di Papua
Pratu Rizki Kurniawan, Prajurit TNI Asal Pessel Gugur di Papua
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung