Masuk Mal, Pemko Padang Gelar Pasar Murah di Plaza Andalas

Ramayana Plaza Andalas Padang sepi pengunjung., jam operasional (Foto: Irwanda)

Ramayana Plaza Andalas Padang sepi pengunjung. (Foto: Irwanda)

Langgam.id — Pemerintah Kota Padang menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan pasar murah dengan menggelarnya di pusat perbelanjaan. Untuk pertama kalinya, Pasar Murah Terpadu akan dilaksanakan di Plaza Andalas pada Sabtu (11/4/2026), menghadirkan suasana belanja yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya yang umumnya digelar di ruang terbuka, kali ini kegiatan berlangsung di dalam gedung berpendingin udara, tepatnya di lantai I plaza tersebut.

Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kota Padang, Edrian Edward, mengatakan konsep ini dihadirkan untuk memberikan kenyamanan sekaligus memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat.

“Iya, kali ini Pasar Murah kita buat berbeda. Dilaksanakan di dalam mal agar masyarakat bisa berbelanja dengan lebih nyaman,” ujarnya dikutip dari Kominfo, Jumat (10/4/2026).

Dalam kegiatan ini, berbagai kebutuhan pokok seperti beras, cabai, dan minyak goreng akan dijual dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Program ini terutama menyasar masyarakat berpenghasilan rendah, namun tetap terbuka bagi masyarakat umum.

Untuk membantu warga kurang mampu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang menyediakan sebanyak 3.000 voucher potongan harga yang diperuntukkan bagi 300 orang penerima. Voucher tersebut dapat diperoleh dengan melengkapi persyaratan administrasi seperti KTP, Kartu Keluarga, dan surat keterangan tidak mampu.

Tak hanya itu, Dinas Perdagangan juga menyediakan voucher potongan harga bagi masyarakat umum yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Setelah Lebaran, kebutuhan masyarakat biasanya meningkat. Karena itu, pasar murah ini diharapkan bisa membantu meringankan beban belanja warga,” kata Edrian.

Menariknya, Pasar Murah Terpadu ini tidak hanya berfokus pada penjualan bahan pokok. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) juga turut ambil bagian dengan menghadirkan berbagai layanan publik di lokasi yang sama.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, misalnya, membuka layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Sementara itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memberikan layanan perizinan.

Di sektor kesehatan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis yang disediakan Dinas Kesehatan, termasuk pemeriksaan kehamilan oleh Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI). Palang Merah Indonesia (PMI) juga menggelar aksi donor darah.

Selain itu, Dinas Koperasi dan UKM menghadirkan berbagai produk makanan dan jajanan, sedangkan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) membuka informasi peluang kerja bagi pencari kerja.

“Karena melibatkan banyak OPD dengan berbagai layanan, kegiatan ini kami sebut sebagai Pasar Murah Terpadu,” ujar Edrian.

Kegiatan ini akan berlangsung terbatas, mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB. Pemerintah Kota Padang berencana menjadikan program ini sebagai agenda berkelanjutan apabila mendapatkan respons positif dari masyarakat, termasuk kemungkinan pelaksanaan kembali pada akhir tahun.

Baca Juga

Pemko Matangkan Persiapan HJK Padang ke-357, Usung Wisata, Budaya, dan Kuliner
Pemko Matangkan Persiapan HJK Padang ke-357, Usung Wisata, Budaya, dan Kuliner
Destinasi Wisata Unggulan, Pemko Bangun Taman Kota di Kawasan Pantai Padang
Destinasi Wisata Unggulan, Pemko Bangun Taman Kota di Kawasan Pantai Padang
2 Delegasi Padang Perkenalkan "Padang Muda Bersakato" di Forum Nasional YCC 2026
2 Delegasi Padang Perkenalkan “Padang Muda Bersakato” di Forum Nasional YCC 2026
Warga Lubuk Lintah Hibahkan Lahan 300 Meter untuk Perlebar Jalan Lingkungan
Warga Lubuk Lintah Hibahkan Lahan 300 Meter untuk Perlebar Jalan Lingkungan
Pemko Padang Bekali 187 Pejabat Pengadaan Cegah Masalah Hukum
Pemko Padang Bekali 187 Pejabat Pengadaan Cegah Masalah Hukum
Bundo Kanduang Jadi Garda Terdepan Padang Menuju Kota Gastronomi UNESCO
Bundo Kanduang Jadi Garda Terdepan Padang Menuju Kota Gastronomi UNESCO