Masak Gulai Bebek Khas Sumbar, Petani Cabai Tanah Datar Lolos Audisi MasterChef

masterchef

Adi tampil di audisi MasterChef. (YouTube MasterChef Indonesia)

Langgam.id – Seorang peserta asal Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar) lolos audisi pertama MasterChef Indonesia season 8. Penampilan pria bernama Adi itu membuat para juri terkesan.

Seperti ditayangkan dalam akun YouTube MasterChef Indonesia, Selasa (1/6/2021). Adi menunjukkan kemampuannya memasak gulai bebek dengan perkedel kentang dan anyang kelapa di hadapan para juri.

Masakan itu diselesaikan Adi dalam waktu lima menit. Setelah itu, masing-masing juru mencicipi masakan petani cabai yang mengaku lama tinggal di Malaysia tersebut.

“Ini memang salah satu masakan asli Sumatra Barat,” kata Adi kepada para juri

Setelah mencicipi masakan Adi, para juri Chef Juna, Chef Arnold dan Chef Renatta memberikan komentar dan keputusan mereka. Ada penilaian positif dan negatif dari para juri terhadap masakan Adi.

Menurut Chef Arnold bebek yang dimasak Adi perlu dimasak lebih lama agar lebih lembut. Nanum Chef Arnold memberi nilai positif pada perkedel kendang buatan Adi.

Penilaian serupa juga diberikan Chef Renatta. Selain soal bebek yang masih agak amis, Renata juga menyinggung cara Adi menampilkan masakannya.

“Gulai kamu sebenarnya enak, tapi mungkin konsistensi gulai seperti ini lebih untuk dihidangkan di mangkuk sebagai kuah,” kata Renatta.

Saat memberikan penilaian, Chef Arnold memberika kata ‘yes’ untuk Adi. Sedangkan Chef Juna memberikan ‘no’. Namun Adi akhirnya lolos audisi pertama itu setelah Chef Renatta juga memberikan ‘yes’. (ABW)

Baca Juga

Pelatih Semen Padang Fc Nil Maizar
Manajemen Pecat Pelatih Semen Padang FC Nil Maizar
Semen Padang Fc Kalah Tipis 0-1 dari PSPS Riau
Semen Padang Fc Kalah Tipis 0-1 dari PSPS Riau
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Breaking News! 8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
Dari Pitalah ke Purus, Ketupat Khas Kuah Kuning Bertahan Lebih dari 30 Tahun
Dari Pitalah ke Purus, Ketupat Khas Kuah Kuning Bertahan Lebih dari 30 Tahun
Gubernur Sumbar Mahyeldi
HUT ke-81 Sumbar, Mahyeldi Ungkap 35 Indikator Pembangunan Masih Perlu Dikebut