Mahyeldi ‘Berguru’ ke Ganjar Pranowo untuk Pengentasan Kemiskinan di Sumbar

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Sementara, data BPS, angka kemiskinan terendah se-Indonesia tahun 2021 yaitu Kota Sawahlunto.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah 'berguru' ke Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk pengentasan kemiskinan. (Foto: Dok. Diskomifotik Sumbar)

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Sementara, data BPS, angka kemiskinan terendah se-Indonesia tahun 2021 yaitu Kota Sawahlunto.

Langgam.id – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharulah menemui Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk belajar pengentasan kemiskinan.

Hal itu didorong, karena Jawa Tengah berhasil menurunkan angka kemiskinan dengan program-program unggulan.

Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS), daerah dengan angka kemiskinan terendah se-Indonesia tahun 2021 adalah Kota Sawahlunto, Sumbar.

“Kedatangan kami ke Jawa Tengah menemui pak Ganjar, karena melihat banyak prestasi yang telah diukir Jateng dalam berbagai hal, makanya kami datang ke sini untuk belajar, salah satunya terkait penanganan kemiskinan,” ujar Mahyeldi saat bertemu Ganjar di Gradhika Bhakti Praja, Kamis (27/1/2022).

Menurut Mahyeldi, angka kemiskinan di Sumbar meningkat tajam saat pandemi, dan diperlukan langkah cepat untuk mengatasi hal itu.

Mahyeldi menilai, Jawa Tengah telah melakukan tindakan-tindakan cepat untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan.

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Sementara, data BPS, angka kemiskinan terendah se-Indonesia tahun 2021 yaitu Kota Sawahlunto.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah ‘berguru’ ke Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk pengentasan kemiskinan. (Foto: Dok. Diskomifotik Sumbar)

“Di Jateng ini, pak Ganjar sudah melakukan banyak hal, memberdayakan BUMN melalui CSR-nya, Baznas, menggerakkan OPD untuk bersama-sama mengatasi kemiskinan. Ini tentu pengalaman baru bagi kami yang bisa diterapkan di Sumbar,” ucap Mahyeldi.

Bahkan, Mahyeldi mengaku tidak salah datang untuk belajar ke Jateng terkait pengentasan kemiskinan.

“Keberhasilan pak Ganjar menjadi cerminan kami untuk membangun Sumbar menjadi lebih baik lagi. Apalagi, beliau ini kan sudah senior, sudah periode kedua jadi gubernur. Saya kan baru setahun, jadi harus banyak belajar,” jelas Mahyeldi.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, persoalan kemiskinan memang menjadi momok setiap kepala daerah selama pandemi.

Di Jateng, kata Ganjar, angka kemiskinan naik tajam periode September 2019.

“Pak Wapres beberapa waktu lalu datang ke Jateng dan meminta kita menyelesaikan kemiskinan secara ekstrem, dengan tenggat waktu tiga bulan. Ada lima kabupaten yang menjadi pilot project, dan dari pusat hanya diberi top up senilai Rp300 ribu. Saya katakan, itu kurang, karena rumahnya harus layak, ada fasilitas air bersih, listrik dan lain yang harus dipenuhi sebagai pemenuhan indikator,” ujar Ganjar.

Lalu, ucap Ganjar, Pemprov Jateng menggenjot pengentasan kemiskinan dengan berbagai program. Di antaranya, rehabilitasi rumah tidak layak huni, penyediaan fasilitas air bersih, jamban, listrik dan lainnya.

“Kami tidak bisa kalau hanya menggunakan APBD, makanya kami optimalkan CSR, baznas serta filantropi. Di Jateng ini, kami wajibkan satu OPD mendampingi satu desa binaan dan menyelesaikan kemiskinan di sana,” paparnya.

Kemudain, di Jateng juga ada program-program lain untuk mengentas kemiskinan, di antaranya membuat fasilitas pendidikan gratis bagi siswa miskin dengan SMK Jateng.

Jadi, lanjut Ganjar, dengan peningkatan pendidikan itu, diharapkan anak-anak miskin bisa memperbaiki kehidupan ekonomi keluarganya.

Baca juga: Terendah di Indonesia 2021, Angka Kemiskinan Sawahlunto 2,38 Persen

“Kami juga berikan pendampingan pada UMKM, pengembangan desa wisata untuk menggairahkan ekonomi di pedesaan, serta kegiatan-kegiatan lain. Intinya, menyelesaikan kemiskinan itu tidak hanya satu faktor, namun banyak faktor yang harus digarap secara bersama-sama,” katanya.

Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak