Macet di Kelok Hantu H+ Lebaran, Kapolres Padang Panjang Turun Tangan

Macet di Kelok Hantu H+ Lebaran, Kapolres Padang Panjang Turun Tangan

Kapolres Padang Panjang turun mengatur lalu lintas Padang - Bukittinggi. (Foto: Dok. Polres)

Langgam.id – Kapolres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Putro turun tangan mengatasi kemacetan yang terjadi di Jalan Raya Padang-Bukittinggi, tepatnya di Kelok Hantu (Jalan Nagari Aia Angek), pada H+ Lebaran sebelum pemberlakuan one way.

Kepadatan lalu lintas terpantau di kedua arah. Baik dari arah Padang menuju Bukittinggi, maupun sebaliknya dari Bukittinggi ke Padang.

Selain tingginya mobilitas kendaraan, kemacetan juga disebabkan oleh pengerjaan gorong-gorong bekas banjir.

Kapolres AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro langsung turun ke lapangan dengan menggunakan sepeda motor. Ia bersama personelnya melakukan pengaturan arus lalu lintas dengan cara buka tutup.

Kapolres juga mendatangi lokasi pengerjaan gorong-gorong dan memantau perkembangan pengerjaan. Ia meminta pihak PUPR untuk bekerja maksimal agar pengerjaan gorong-gorong tidak memakan waktu lama, karena jalan ini merupakan jalur utama Padang-Bukittinggi.

Kepada para pengendara, Kapolres mengimbau agar selalu berhati-hati dan beristirahat di Pos Pelayanan Kepolisian atau rest area terdekat jika merasa mengantuk, capek, dan lelah. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

SMAN 1 Padang Panjang bakal membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kelas Asrama pada 19-27 Februari mendatang secara online.
Cegah Pengaruh Negatif, Pemprov Sumbar Siapkan Asrama bagi Siswa SMA
Prakiraan Cuaca Sumbar Hari ini: Hujan Berpotensi Terjadi Siang hingga Malam
Prakiraan Cuaca Sumbar Hari ini: Hujan Berpotensi Terjadi Siang hingga Malam
bmkg sumbar
Prakiraan Cuaca: Warga Mentawai Diminta Waspada, Hujan Disertai Petir Pagi Ini
BI Ingatkan Potensi Lonjakan Inflasi Jelang Idul Adha, Pasokan Pangan hingga Dampak El Nino
BI Ingatkan Potensi Lonjakan Inflasi Jelang Idul Adha, Pasokan Pangan hingga Dampak El Nino
Kemnaker Siapkan Pelatihan IT bagi 3.100 Pemuda di Koto Tangah
Kemnaker Siapkan Pelatihan IT bagi 3.100 Pemuda di Koto Tangah
9 Orang Meninggal di Sijunjung, Walhi Sumbar Sebut Tambang Emas Ilegal Sebagai Pembunuhan Ekologis
9 Orang Meninggal di Sijunjung, Walhi Sumbar Sebut Tambang Emas Ilegal Sebagai Pembunuhan Ekologis