Longsor di Sitinjau Lauik, Jalan Lintas Padang-Solok Putus Total

Langgam.id - BMKG mencatat Kabupaten Dharmasraya menjadi salah satu daerah di Sumbar yang berstatus siaga bencana hingga Desember 2022.

Ilustrasi Longsor. [Foto: Ridho/langgam.id]

Langgam.id – Tanah longsor terjadi di kawasan Jalan Sitinjau Lauik Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sabtu (20/8/2022). Akibat kejadian itu jalan Padang-Solok putus total.

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Lija Nesmon mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Lokasi longsor tercatat ada pada empat titik di kawasan itu. “Ada tiga titik baru, dan satu lagi titik longsor lama di Panorama II,” ujar Lija kepada langgam.id, Sabtu (20/8/2022).

Akibat longsor, kata Lija, akses jalan putus total atau tidak bisa dilewati kendaraan sama sekali. Macet panjang terjadi karena jalan tidak bisa dilewati kendaraan. Dia meminta agar masyarakat tidak menuju arah Sitinjuau Lauik terlebih dahulu.

Ketinggian material longsor mencapai tiga meter. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Saat ini, pihaknya sedang di lokasi untuk mengatur lalu lintas.

“Kami imbau masyarakat yang ingin ke Solok, agar jangan lewat Sitinjau Lauik. Diarahkan lewat Padang Panjang saja, semua jadi putus total,” ungkapnya.

Lija menjelaskan, saat ini ada satu alat berat yang dikerahkan untuk membersihkan material longsor. Bagi masyarakat yang ingin menuju ke Solok diarahkan agar melewati Padang Panjang.

“Alat berat yang stand by baru satu. Itu dari PU. Untuk sementara, kita minta bantu ke PT Semen Bantu untuk alat berat,” sebutnya.

Baca juga: Pasca Longsor Sitinjau Lauik, Jalan Padang-Solok Buka Tutup

Meski demikian, sampai saat ini tidak ada korban jiwa di lokasi tersebut. Termasuk tidak ada kendaraan yang tertimbun.

Ikuti berita Sumatra Barat hari ini, terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update di tautan https://t.me/langgamid atau mengikuti Langgam.id di Google News pada tautan ini.

Baca Juga

Tersangka penganiayaan anak berusia tiga tahun saat diamankan polisi. (Foto: Polres Solok)
Kronologi Balita 3 Tahun Luka-luka Dianiaya Ayah Tiri, Dalih Santet hingga Dibawa ke Solok
Petani berajalan di antara lahan sawah yang masih tertimbun material sisa banjir bandang di Kabupaten Solok, Rabu (7/4/2026). Abdul Latif
Perbaikan Sawah Pascabencana Lambat: Ekonomi Petani Terhimpit, Musim Panen Terancam
Jalur Padang-Solok belum bisa dilalui kendaraan karena terjadinya longsor di batas Kota Padang pada Kamis (27/11/2025) pagi.
BPBD Agam Minta Warga Waspada Potensi Longsor Susulan di Sungai Landie
Wakop di Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar
Viral Warkop di Zona Terlarang Lembah Anai, Walhi Sumbar Sebut Pelanggaran
Oktavinus Warga Nagari Manggu Tana mengumpulkan pasir yang menimbun sawah usai diterjang banjir bandan, Senin 30 Maret 2026. Abdul Latif
Saat Petani Solok Bertahan Hidup dari Sisa Bencana
Sejumlah warga menyeberangi sungai Batang Anai mengunakan rakit. (Foto: Camat 2x11 Kayu Tanam)
Jembatan Darurat Rusak Lagi, Putus Akses 3 Nagari di Padang Pariaman hingga Menyeberang Pakai Rakit