Longsor di Palembayan Putus Akses Jalan

Jalur Padang-Solok belum bisa dilalui kendaraan karena terjadinya longsor di batas Kota Padang pada Kamis (27/11/2025) pagi.

Ilustrasi longsor. [foto: pixabay.com]

Langgam.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Agam pada Minggu (12/5) malam menyebabkan tanah longsor di tiga jorong di Kecamatan Palembayan. Peristiwa ini mengakibatkan akses jalan di daerah tersebut terputus.

Kalaksa BPBD Agam, Budi Prawira Negara menyampaikan, tanah longsor di Palembayan terjadi di tiga jorong berbeda.

Titik longsor pertama terjadi di Jorong Bamban, dimana material tanah setinggi 3 meter menutup akses jalan di daerah itu.

Tanah longsor dengan ketinggian hampir sama juga terjadi di Jorong Lambeh.

Sementara di Jorong Lubuak Gadang, material longsor mengenai 1 unit rumah warga setempat.

“Saat ini tim BPBD, pemerintah nagari dan masyarakat melakukan goro pembersihan lahan,” ujarnya, dicuplik dari AMC, Senin (13/5/2024).

Pihaknya berharap dalam waktu yang tidak begitu lama, material longsor yang menghalangi akses jalan bisa dibersihkan.

Pihaknya mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada mengingat kemungkinan cuaca buruk masih bisa terjadi. (*/Yh)

Baca Juga

Pemerintah Pusat Siapkan Rp2,6 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana Sumbar
Pemerintah Pusat Siapkan Rp2,6 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana Sumbar
AJI Padang Peringati HUT ke-21, Tegaskan Komitmen Pers Mengawal Pemulihan Ekologis Sumatra
AJI Padang Peringati HUT ke-21, Tegaskan Komitmen Pers Mengawal Pemulihan Ekologis Sumatra
KKN Kebencanaan Universitas Andalas Dukung PKM-MNM untuk Tanggap Darurat Bencana di Kota Padang
KKN Kebencanaan Universitas Andalas Dukung PKM-MNM untuk Tanggap Darurat Bencana di Kota Padang
Ahli Waris Korban Bencana 2025 di Padang Pariaman Terima Santunan
Ahli Waris Korban Bencana 2025 di Padang Pariaman Terima Santunan
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratrium Universitas Andalas (Unand) menimbulkan kerugian negara mencapai Rp3,571 miliar
MMB Unand Raih Akreditasi Pertama, Langkah Awal Membangun Ilmu Kebencanaan yang Relevan