Lion Air Gunakan Pesawat Berusia 5-7 Tahun untuk Angkut Jemaah Haji Embarkasi Padang

Langgam.id- Maskapai Lion Air akan menggunakan Airbus A330 untuk memberangkatkan jemaah haji Embarkasi Padang. Ada dua pesawat yang disiapkan Lion Air untuk mengangkut 6.294 jemaah.

“Ada 15 kloter jemaah yang akan diangkut yang Lion Air. Untuk tujuan Madinah itu sebanyak 7 kloter dan tujuan Jeddah itu 8 kloter,” ujar Direktur Produksi Lion Air Rachmat Diansyah Putra.

Lion Air mengklaim, Airbus A330 yang digunakan merupakan generasi modern. Usia pesawat rata-rata 5-7 tahun. 

Sehingga, kata dia, kondisi pesawat secara teknis optimal untuk melayani penerbangan jauh tanpa transit (non-stop) dari Indonesia ke Arab Saudi.

“Pesawatnya berkapasitas 436 kursi kelas ekonomi,” ujarnya saat rapat bersama Komisi VIII DPR yang disiarkan melalui YouTube TV Parlemen, Kamis (17/4/2025).

Dikutip dari siaran pers resmi Lion Air, pesawat badan besar itu memiliki keunggulan, di antaranya kursi ergonomis dengan jarak antara kursi cukup lega. Kursi menyesuaikan postur masyarakat Asia, sehingga jemaah nyaman duduk 8-12 jam.

Selain itu, pesawat memiliki desain kabin luas dan modern yang dilengkapi sistem pencahayaan, yang menyesuaikan waktu siang dan malam untuk membantu penyesuaian tubuh.

Pesawat berkapasitas besar, sehingga memungkinkan efisiensi dalam pengangkutan jemaah haji secara kelompok besar dan tetap tertib. 

Kemudian, ada fasilitas pendukung ibadah, seperti ruang yang cukup untuk salat di kursi serta akan dipersiapkan hiburan selama penerbangan yang dapat diakses melalui perangkat pribadi.

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak