Langgar Prokes, Puluhan Orang Terjaring Operasi Yustisi di Padang

Langgar Prokes, Puluhan Orang Terjaring Operasi Yustisi di Padang

Tim gabungan menyasar sejumlah tempat yang masih ditemukan ada kerumunan. (foto: IG Satpol PP Padang)

Langgam.id Tim Gabungan Satpol PP dan Polresta Padang kembali melaksanakan operasi yustisi, Kamis (17/6/2021) hingga Jumat dini hari (18/6/2021).

Tim gabungan menyasar sejumlah tempat yang masih ditemukan ada kerumunan. Seperti, tempat kuliner malam dan restoran yang ada di Jalan Veteran, kawasan GOR H Agus Salim dan  kawasan ruas Jalan Bypass.

Sebelumnya, sesuai edaran Wali Kota Padang terkait penanganan covid-19, bahwa semua tempat keramaian, seperti restoran, rumah makan serta tempat kuliner harus tutup sebelum pukul 22.00 WIB. Hal ini dilakukan guna memutus penularan covid-19 di Kota Padang.

Dalam operasi yustisi ini, puluhan orang berhasil dijaring petugas. Yaitu, 47 orang dan satu pelaku usaha. Mereka diangkut petugas ke Polresta Padang guna diproses sesuai sanksi dan aturan yang berlaku pada Peraturan Daerah (Perda)  Kota Padang Nomor 01 tahun 2021 tentang  Adaptasi kebiasaan Baru (AKB). Proses penindakan dan penyanksian dilakukan mekanisme berdasarkan Perwako Nomor 29 tahun 2021.

Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa bagi mereka yang melanggar protokol kesehatan (prokes) untuk yang  tidak memakai masker didenda Rp100 ribu. Sedangkan bagi pelaku usaha didenda sebesar Rp500 ribu. Selain itu data para pelanggar juga sudah direkap dalam sistem pelanggaran perda (Sipelada).

Kepala Satpol PP Kota Padang Alfiadi mengatakan, bahwa sangat diperlukan kesadaran masyarakat untuk mematuhi prokes di tengah Pandemi.

“Masing masing kita harus ada perilaku perubahan, sehingga hal tersebut dapat memutus rantai penularan covid-19 di Kota Padang,” harap Alfiadi.

Ia berharap tidak ada lagi masyarakat terjaring dalam operasi yustisi. Sebab hal ini menandakan masyarakat sudah melakukan perubahan perilaku serta kesadaran dalam mematuhi prokes di masa pandemi ini. (*/yki)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre