Lakukan Pencabulan Sejak 2015, Pria di Pesisir Selatan Akhirnya Diringkus

dukun gadungan

Ilustrasi borgol. [foto: pixabay]

Langgam.id – Polisi menangkap seorang pria berinisial GI (49) pelaku pencabulan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat. Pria yang berprofesi sebagai buruh itu diringkus karena berulang kali melakukan aksi bejat tersebut.

“Diduga keras telah melakukan tindak pidana melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan pesetubahan dan atau melakukan pemaksaan hubungan seksual,” kata Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan, AKP Hendra Yose, Selasa (13/7/2021).

Hendra mengatakan, tersangka ditangkap di Kecematan Bayang, Pesisir Selatan. Tindak pencabulan yang dilakukan tersangka itu, kata Hendra, dilakukan berulang kali di rumah nenak korban.

“Kejadian terjadi telah berulang kali mulai dari tahun 2015,” ungkapnya.

Tersangka dijerat Pasal 76D jo pasal 81 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) Undang Undang Perlindungan anak karena pencabulan yang dilakukannya. Kini dia telah ditahan dan menjalani pemeriksaan di Polres Pesisir Selatan.

“Sekarang ini tersangka sudah kami amankan, tersangka kami periksa verbal dulu untuk terang tindak pidananya karena sudah lama juga kejadiannya,” pungkasnya. (ABW)

Baca Juga

Basarnas Temukan 2 Nelayan yang Sempat Terombang-ambing di Perairan Pesisir Selatan
Basarnas Temukan 2 Nelayan yang Sempat Terombang-ambing di Perairan Pesisir Selatan
Kapal Rusak Mesin di Perairan Pesisir Selatan, 2 Nelayan Dilaporkan Terombang-ambing
Kapal Rusak Mesin di Perairan Pesisir Selatan, 2 Nelayan Dilaporkan Terombang-ambing
Wagub Vasko Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Demokrasi Jelang Pemilu 2029
Wagub Vasko Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Demokrasi Jelang Pemilu 2029
Dinas Kehutanan: 23 Karhutla Selama Januari hingga September 2026 di Sumbar
Dinas Kehutanan: 23 Karhutla Selama Januari hingga September 2026 di Sumbar
Korban Terseret Ombak di Pesisir Selatan Ditemukan Meninggal
Korban Terseret Ombak di Pesisir Selatan Ditemukan Meninggal
Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Keluarga Minta Diusut Tuntas, Punggung Guru yang Meninggal di Mes Polisi Pesisir Selatan Memerah