Lakukan Pemetaan, BNPB Pantau Sungai Berhulu ke Gunung Marapi

Lakukan Pemetaan, BNPB Pantau Sungai Berhulu ke Gunung Marapi

Pantauan drone BPBD Tanah Datar kejadian banjir bandang di Simpang Manunggal, Kecamatan Lima Kaum, Kab Tanah Datar, sungai ini berhulu di Gunung Marapi dengan nama sungai Malana atau Lona

Langgam.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melakukan pengamatan udara di wilayah terdampak bencana banjir lahar hujan dan tanah longsor di sekitar lereng Gunung Marapi, Sumatra Barat. 

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, pengamatan visual tersebut dilakukan dengan berfokus pada titik lokasi terdampak, dan kawasan hulu sungai di Gunung Marapi, khususnya pada bagian alur sungai dengan vegetasi yang rusak akibat diterjang debit air banjir lahar hujan.

"Pengamatan jejak ketinggian air di dinding tebing dari vegetasi yang tersapu air akan memberikan gambaran debit air saat bencana terjadi," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Minggu (19/5/2024).

Di samping itu lanjut Abdul Muhari, pengamatan udara juga bertujuan guna melakukan pemetaan potensi lokasi-lokasi yang akan dibangun sabo dam sebagai upaya mitigasi untuk mencegah bencana serupa di kemudian hari.

"Selain merusak vegetasi yang ada, di sejumlah titik terdampak juga masih terdapat sisa sedimen yang masih tertahan di atas lereng gunung dan sekitar aliran sungai. Berdasarkan hasil pengamatan, sedimen tersebut merupakan sisa dari banjir lahar hujan yang terjadi," sebutnya.

Peneliti PVMBG Mamay Sumaryadi usai melakukan tinjauan menjelaskan, sebagai tindak lanjut dari pengamatan ini, pihaknya akan menghitung terlebih dahulu sisa sedimen yang masih tertahan di atas lereng dan sekitar aliran sungai.

"Hasil tersebut nantinya akan menjadi salah satu bahan evaluasi untuk menentukan titik lokasi pembuatan sabo dam yang direncanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat," ungkapnya.

Selain mengamati aliran sungai dan lahar yang tersumbat sisa sedimentasi dan wilayah terdampak, BNPB-PVMBG juga melakukan pengamatan untuk melihat dan memetakan masih ada atau tidaknya daerah yang berpotensi terdampak apabila ada bencana serupa khususnya yang masuk ke dalam kawasan rawan bencana (KRB) yang telah dikeluarkan oleh PVMBG.

"Pemetaan tersebut juga akan diusulkan dalam perencanaan pembuatan sabo dam selanjutnya," kata dia.

Sementara itu, Kepala PVMBG Hendra Gunawan mengatakan, dari pengamatan tersebut dirinya bersama tim PVMBG sudah dapat mengidentifikasi area mana yang akan disurvey lebih detil menggunakan drone guna menghitung volume yang masih tersisa. Sehingga nantinya dapat diketahui berapa besaran volume dam yang dibutuhkan.

"Kemarin bersama BMKG di timur, hari ini di barat jadi kesimpulannya kita sudah bisa mengidentifikasi area mana yang dari tim Badan Geologi dan BNPB yang akan kita survey drone, harapannya dari data volume ini bisa jadi bahan data input untuk perencanaan volume dam yang akan dipersiapkan termasuk lokasinya," kata Hendra usai melakukan tinjauan udara.

Seiring dengan masih dinamisnya cuaca di wilayah Sumatra Barat, BNPB juga terus mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaannya terutama saat terjadi hujan terus menerus selama lebih dari satu jam. Apabila terjadi, masyarakat yang berada di jalur aliran sungai segera mengevakuasi diri secara mandiri.

Sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan peringatan dini, BNPB bersama pemerintah daerah akan memasang rambu penanda zona berbahaya serta sistem peringatan dini banjir lahar hujan. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Bank Nagari dan Amal Usaha Muhammadiyah se Sumbar Tandatangani Kerjasama
Bank Nagari dan Amal Usaha Muhammadiyah se Sumbar Tandatangani Kerjasama
Lomba Layang-layang di Tanah Datar, Diikuti Peserta dari Jambi dan Riau
Lomba Layang-layang di Tanah Datar, Diikuti Peserta dari Jambi dan Riau
Daftar 11 Rekrutan Anyar Semen Padang FC, Ramaikan Liga 1 2024/2025
Daftar 11 Rekrutan Anyar Semen Padang FC, Ramaikan Liga 1 2024/2025
Gubernur Dorong OJK Kejar Inklusi Keuangan Sumbar 90 Persen
Gubernur Dorong OJK Kejar Inklusi Keuangan Sumbar 90 Persen
Festival kesenian dari berbagai etnis di Sumatra Barat (Sumbar) tahun ini digelar di Taman Melati, areal Museum Adityawarman, Sabtu
Festival Multi Etnis Diharapkan Bangkitkan Kunjungan Wisatawan ke Sumbar
Restoran Sederhana Grup dan RM Bareh Solok Serahkan Bantuan untuk Korban Galodo Tanah Datar
Restoran Sederhana Grup dan RM Bareh Solok Serahkan Bantuan untuk Korban Galodo Tanah Datar