Kurangi Sampah Plastik, Kadisdik Padang: Peserta Didik Bawa Botol Minum Sendiri dari Rumah

Kurangi Sampah Plastik, Kadisdik Padang: Peserta Didik Bawa Botol Minum Sendiri dari Rumah

Ilustrasi limbah/sampah. (Foto: kalhh/pixabay.com)

Langgam.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang akan kurangi produksi sampah plastik siswa lewat pemakaian botol minum. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Disdikbud Padang, Yopi Krislova kepada wartawan usai rapat bersama Ombudsman Sumbar, Selasa (20/12/2022).

“Kita di Januari rencananya akan mengirim surat ke sekolah-sekolah agar bagaimana meminimalisir sampah plastik,” ucap Yopi. Ia akan meminta peserta didik, khususnya di SD dan SMP untuk membawa sendiri botol minum dari rumah.

Tidak hanya peserta didik, Disdikbud Padang turut menyampaikan himbauan tersebut kepada para pengajar/guru. “Jadi kita tidak ada lagi botol-botol minuman plastik yang dibuang anao Sekolah. Khususnya anak SD,” kata Yopi di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang.

Saat ini di Kota Padang ada 88.000 siswa SD lanjutnya. Jika satu siswa rata-rata minum satu hingga dua botol minuman plastik setiap hari, akan sangat banyak sampah plastik yang dihasilkan.

Selain itu, untuk memantau para siswa butuh penanganan yang cukup rumit. “Bisa jadi ketika sepulang sekolah sampah itu ia buang ke selokan. Ujungnya nanti kan ke sungai. Kalau hari hujan bisa kita lihat sampah plastik itu mendominasi,” ujar mantan Kabag Hukum Setda Kota Padang itu.

Terkait bantuan botol/tumbler bagi siswa, Yopi mengatakan itu belum ada. Namun ia menyampaikan, bagi peserta didik atau wali murid, tumbler inikan cukup murah. Tidak harus merek tertentu atau yang mahal. “Cukup tempat minum yang bisa isi ulang. Jadi seandainya habis dia tidak perlu beli minuman lagi,” ucapnya.

Ia juga menekankan, untuk persoalan pembelian tumbler mungkin tidak akan terlalu jadi persoalan. Tapi yang lebih penting tuturnya adalah, bagaimana kita bisa memantau kehigenisan minuman yang dikonsumsi oleh anak.

Dalam hal ini Yopi mengatakan, sekolah atau pemerintahan tidak memaksa siswa untuk membeli. Hanya mengarahkan.

Pemerintah Kota Padang sendiri telah berkomitmen untuk meninggalkan pemakaian botol plastik. “Di Dinas Pendidikan kita telah mengganti gelas plastik dengan menggunakan gelas kaca atau kertas,” ucapnya. (Dharma Harisa)

Baca Juga

Disdik: MBG Disetop Selama PJJ di Padang
Disdik: MBG Disetop Selama PJJ di Padang
Pemerintah akan memulai pengenalan Sekolah Garuda secara serentak di 16 titik di seluruh Indonesia pada Rabu (8/10/2025). Sekolah Garuda
Disdik Padang Pantau Kondisi Kabut Asap hingga Minggu, Pastikan PJJ Berlanjut atau Sekolah Tatap Muka
Disdikbud Kota Padang menerbitkan Surat Edaran Nomor: 400.3/15/Dikbud-Pdg/III/2025.Terbitnya SE ini merupakan sebagai langkah
PJJ di Padang Berpotensi Diperpanjang? Ini Kata Disdik
Kabut Asap Selimuti Padang, Kapan Disdik Alihkan Sekolah ke Daring?
Kabut Asap Selimuti Padang, Kapan Disdik Alihkan Sekolah ke Daring?
Disdik Padang Soal Siswi SD Meninggal: Tidak Ditemukan Indikasi Perundungan
Disdik Padang Soal Siswi SD Meninggal: Tidak Ditemukan Indikasi Perundungan
Disdikbud Padang Beberkan Website SPMB Sempat Tidak Bisa Diakses, Ini Penyebabnya 
Disdikbud Padang Beberkan Website SPMB Sempat Tidak Bisa Diakses, Ini PenyebabnyaÂ