Kunjungi Bungus, Ditpolairud Imbau Nelayan Lengkapi Alat Keselamatan Kapal

Nelayan Bungus

Personel Ditpolair bersama nelayan di Bungus. [Foto: Ditpolair Polda Sumbar/tribratanews.sumbar.polri.go.id]

Langgam.id – Personel Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumbar mengunjungi komunitas nelayan di Batung, Kelurahan Bungus Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Selasa (17/9/2019).

Dalam kunjungan tersebut, polisi menyosialisasikan tentang keselamatan dan perlunya menjaga lingkungan. “(Hal tersebut) dalam rangka menjalin kerjasama dan juga menambah pengetahuan para nelayan di wilayah perairan Kota Padang,” tulis tribratanews di situs resmi Polri, Kamis (19/9/2019).

Personel Ditpolairud Polda Sumbar yang beranggotakan Bripka Opik Mulyadi, Bripka Dodi Kurnia dan Brigadir Joni Candra dari Bimmas mengunjungi kelompok nelayan Cahaya Laut. Para personel tersebut mengimbau pentingnya kapal nelayan dilengkapi alat keselamatan seperti life jacket, racun api dan alat keselamatan lainnya.

Selain itu, Binmas Ditpolair Polda Sumbar juga menyampaikan tentang larangan pemakaian potasium dan bom ikan yang akan merusak ekosistim laut. Tim binmas juga menghimbau agar tidak membuang sampah di laut. (SS)

Baca Juga

Galodo Hantam Kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok, 80 Persen Bangunan Rusak
Galodo Hantam Kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok, 80 Persen Bangunan Rusak
Segini Harga Cabai di Pasar Raya Usai Jalur Solok-Padang Terganggu Akibat Galodo
Segini Harga Cabai di Pasar Raya Usai Jalur Solok-Padang Terganggu Akibat Galodo
Siapa Aktor di Balik Tambang Emas Ilegal di Pasaman Barat?
Siapa Aktor di Balik Tambang Emas Ilegal di Pasaman Barat?
Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, 10 Pengunjung Positif Narkoba
Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, 10 Pengunjung Positif Narkoba
Kapolda Sumbar Ungkap Alasan Nonaktifkan Kapolres Mentawai
Kapolda Sumbar Ungkap Alasan Nonaktifkan Kapolres Mentawai
Hari Kedua Pencarian, Korban Banjir Bandang Pasaman Masih Belum Ditemukan
Hari Kedua Pencarian, Korban Banjir Bandang Pasaman Masih Belum Ditemukan