Kue Bongko, Jajanan Khas Bulan Ramadan di Kota Padang

Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Kue bongko merupakan jajanan yang menjadi salah satu menu saat berbuka puasa.

Kue bongko. [foto: Rahmadi/langgam.id]

Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Kue bongko merupakan jajanan yang menjadi salah satu menu favorit saat berbuka puasa.

Langgam.id – Kue bongko merupakan jajanan khas bulan Ramadan di Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar). Jajanan manis ini menjadi salah satu menu favorit masyarakat untuk berbuka puasa.

Kue bongko lebih banyak dijual pada bulan suci Ramadhan untuk menjadi menu berbuka puasa dengan harga Rp5 ribu.

Masyarakat dapat menikmati kue ini yang dijual di rumah warga yang berlamat di Jalan Palinggam, Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang.

Kue yang berbungkus daun pisang ini menjadi incaran masyarakat pada saat bulan Ramadan datang. Bahan kue ini terdiri dari tepung beras, gula merah, santan, dan air pandan.

Pengusaha kue bongko, Marleni mengatakan, pihaknya mampu membuat sebanyak 400 hingga 500 porsi pada saat bulan suci Ramadan 1443 H.

Ia mengungkapkan, bahwa kue bongko banyak dibeli masyarakat pada saat bulan suci Ramadan sebagai salah satu menu berbuka puasa. Kue bongko menurut dia sejenis cendol besar.

“Adonannya itu adonan cendol, perbedaan kue bongko dengan cendol terdapat pada aroma daun pandan,” katanya, Selasa (6/3/2022).

Bahan-bahan kue itu terangnya, terdiri dari tepung beras, gula merah, santan, dan air pandan. Proses pembuatannya adalah dengan cara dikukus.

Dia mengatakan, bagi masyarakat yang ingin membeli di Kota Padang hanya dapat ditemui di tempatnya. Namun, untuk daerah lain juga ada yang membuat kue bongko dengan berbagai macam rasa.

“Untuk daerah lain ada yang ditambahkan dengan pisang, ada bongko roti, kami khusus membuat kue bongko yang seperti cendol,” katanya.

Marleni menjelaskan untuk resep membuat kue bongko ini sudah turun temurun dari keluarganya. Dirinya sendiri mulai membuat kue bongko sejak tahun 2001. Sedangkan orang tuanya sudah membuat kue bongko sejak tahun 1987.

“Sejak saya SMP sudah ikut membantu orang tua dalam pembuatan kue bongko, saya generasi ketiga dalam pembuatan kue bongko yang diturunkan oleh keluarganya. Resep kue bongko merupakan warisan neneknya,” katanya.

Meski hanya ditemui di bulan Ramadan, pembeli juga bisa mendapatkan di luar bulan tersebut.

Pada hari biasa, Marleni hanya memproduksinya sesuai pesanan saja. Usahanya juga tetap berjalan baik dan tidak berpengaruh terhadap pandemi covid-19.

Baca juga: 12 Tips Agar Tubuh Tetap Sehat Selama Puasa Ramadan

Namun terang Marleni, penjualannya lebih banyak hanya khusus pada bulan Ramadan saja. Peminatnya lebih banyak pada bulan suci Ramadan. Dalam sehari bisa menjual dari 400 sampai 500 porsi.

Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Satlantas Polres Kota Padang Panjang melakukan uji coba pembukaan jalur Padang-Bukittinggi jalur Lembah Anai untuk kendaraan roda dua Senin (8/12/2025).
Mudik Lebaran, Sistem Oneway Lembah Anai Berlaku Mulai H-2 Idulfitri
Jalur Lembah Anai Mulai Dibuka Fungsional 24 Jam pada H-10 Sampai H+10 Lebaran
Jalur Lembah Anai Mulai Dibuka Fungsional 24 Jam pada H-10 Sampai H+10 Lebaran
Gubernur Mahyeldi Serahkan Bantuan Kemanusiaan dari Masyarakat Sumbar untuk Rakyat Palestina
Gubernur Mahyeldi Serahkan Bantuan Kemanusiaan dari Masyarakat Sumbar untuk Rakyat Palestina
Rp5,28 Miliar Bantuan Rumah Rusak Tahap II Disalurkan BNPB di Sumbar
Rp5,28 Miliar Bantuan Rumah Rusak Tahap II Disalurkan BNPB di Sumbar
Ketua DPRD Limapuluh Kota Soal VCS Diduga Mirip Bupati: Kita Tunggu Penyelidikan Polisi
Ketua DPRD Limapuluh Kota Soal VCS Diduga Mirip Bupati: Kita Tunggu Penyelidikan Polisi
Polda Musnahkan 6,4 Kg Sabu, Sumbar Kini Menjelma Jadi Daerah Distribusi Narkoba
Polda Musnahkan 6,4 Kg Sabu, Sumbar Kini Menjelma Jadi Daerah Distribusi Narkoba