Langgam.id – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melakukan pengecekan kualitas bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU 14.251.507 Gunung Pangilun, Kota Padang, Senin (28/9/2026).
Pengecekan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas informasi dan keluhan masyarakat terkait kualitas Pertalite di sejumlah wilayah Sumbar.
Pemeriksaan dilakukan bersama pemerintah daerah dan unsur kewilayahan. Tim mengecek kondisi produk di SPBU, termasuk proses penyimpanan dan penyaluran BBM kepada konsumen.
Selain pemeriksaan langsung di lapangan, sampel Pertalite juga diambil untuk memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
Berdasarkan pemeriksaan awal, sampel Pertalite yang diuji dinyatakan sesuai dengan spesifikasi, termasuk dari sisi density. Dalam pemeriksaan tersebut juga tidak ditemukan kandungan air.
Untuk memastikan hasil pemeriksaan, sampel Pertalite turut diuji oleh Tim Pengendali Kualitas dan Kuantitas BBM di Integrated Terminal Teluk Kabung serta Laboratorium Lemigas Jakarta.
Sebelumnya, Pertamina juga telah mengambil sampel Pertalite dari sejumlah SPBU di Kota Padang dan Kabupaten Agam untuk menjalani pengujian lebih lanjut.
Kepala Bidang Energi dan Ketenagalistrikan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, Erick Kurniawan, mengatakan pemeriksaan bersama penting dilakukan agar kondisi BBM di lapangan dapat diketahui berdasarkan pemeriksaan teknis dan hasil pengujian.
“Pemeriksaan secara langsung di lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan kualitas BBM yang disalurkan kepada masyarakat. Kami mengapresiasi langkah Pertamina yang melakukan pengecekan dan pengujian secara bertahap serta melibatkan pihak terkait,” ujar Erick.
Menurutnya, langkah tersebut juga diperlukan agar informasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat ditindaklanjuti berdasarkan hasil pemeriksaan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Kota Padang, Edrian Edward, mengatakan pengawasan terhadap barang yang beredar di masyarakat perlu dilakukan secara bersama.
“Pemerintah daerah tentunya berkepentingan memastikan masyarakat mendapatkan produk yang sesuai dengan ketentuan. Karena itu, pengecekan dan koordinasi bersama seperti ini penting untuk memberikan kepastian kepada masyarakat,” katanya.
Pengecekan di SPBU Gunung Pangilun juga mendapat pendampingan dari unsur kewilayahan. Babinsa Kelurahan Gunung Pangilun, Koramil 01/Kodim 0312 Padang, Sertu Hendri Patrizon, turut mendampingi kegiatan tersebut.
Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga menyiapkan mekanisme pengaduan bagi konsumen yang mengalami kendala setelah melakukan pengisian BBM.
Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135 dengan melengkapi informasi pendukung, seperti identitas, lokasi SPBU, waktu pengisian, jenis BBM yang digunakan, serta bukti transaksi atau struk pembelian.
Pengaduan juga dapat disampaikan langsung di SPBU tempat konsumen terakhir melakukan pengisian BBM. Seluruh SPBU di Sumbar disiagakan untuk menerima laporan masyarakat yang selanjutnya dicatat dan ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan pihaknya menghargai setiap informasi dan keluhan yang disampaikan masyarakat.
“Bagi kami, setiap informasi dari masyarakat penting untuk ditindaklanjuti. Karena itu, kami tidak hanya melakukan pengecekan terhadap kualitas produk, tetapi juga menyiapkan mekanisme pengaduan agar konsumen yang mengalami kendala dapat menyampaikan informasi secara langsung,” ujar Fahrougi.
Ia mengatakan pemeriksaan dilakukan secara bertahap, mulai dari titik suplai hingga SPBU sebagai lembaga penyalur.
“Pengecekan kami lakukan secara bertahap, mulai dari titik suplai hingga SPBU sebagai lembaga penyalur. Kami juga terus melakukan pengujian terhadap sampel yang telah diambil,” katanya.
Fahrougi menambahkan, Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pemangku kepentingan terkait dalam proses pemeriksaan.
Menurut dia, laporan konsumen akan menjadi bahan verifikasi untuk mengetahui kondisi yang terjadi di lapangan.
“Apabila terdapat konsumen yang mengalami kendala, kami membuka ruang pengaduan agar informasi tersebut dapat kami verifikasi dan tindak lanjuti sesuai prosedur,” ujarnya.
Pertamina Patra Niaga menyatakan akan terus melakukan pemantauan dan pengujian kualitas BBM di sejumlah titik penyaluran di Sumbar.
Perkembangan hasil pemeriksaan akan disampaikan berdasarkan hasil pengujian di lapangan. Pertamina juga mengimbau masyarakat menyampaikan keluhan melalui kanal resmi agar setiap laporan dapat ditindaklanjuti berdasarkan informasi dan bukti yang dapat diverifikasi. (WAN)





