KPK Kunjungi Tanah Datar, Tekankan 8 Area Pencegahan Korupsi

KPK Kunjungi Tanah Datar, Tekankan 8 Area Pencegahan Korupsi

Rakor KPK di Kabupaten Tanah Datar. (Foto: Humas Pemkab Tanah Datar)

Langgam.id – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengunjungi Kabupaten Tanah Datar, Rabu (25/11/2020). Tim yang dipimpin Ketua Satgas 9 Sugeng Basuki mengatakan, pada 2019 KPK lebih mengedepankan tindakan pencegahan sebagai utama pencegahan korupsi. “KPK sengaja melaksanakan Monitoring Centre of Prevention (MCP) sebagai salah satu langkah pencegahan perilaku korupsi,” katanya.

Tim KPK hadir dalam rakor pencegahan korupsi, monitoring dan evaluasi terkait program optimalisasi penerimaan daerah dan manajemen aset daerah serta capaian nilai MCP Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Lima Puluh Kota di aula eksekutif Kantor Bupati.

Sugeng mengatakan siap dihubungi kapan saja untuk konsultasi dan permintaan saran dalam mendukung pelaksanaan kerja sehingga jauh dari perilaku korupsi, . “Pemerintah tentunya diharapkan melaksanakan kegiatan sesuai tata kelola dan cara sesuai aturan yang berlaku sehingga jauh dan aman dari perilaku korupsi sehingga berurusan dengan pihak penegak hukum,” ujarnya, sebagaimana dirilis Humas Pemkab Tanah Datar.

Seperti yang terjadi di sejumlah daerah, kata Sugeng, godaan korupsi sangat tinggi. Hanya butuh 1 menit menentukan langkah korupsi atau tidak. “Kuatkan iman, komitmen dan integritas sebagai ASN untuk tidak korupsi dengan hanya melaksanakan tugas sesuai aturan dan peraturan berlaku,” tuturnya.

Menurutnya, ada 8 area intervensi yang menjadi aksi pencegahan korupsi terhadap pemerintah daerah. Yaitu perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa serta perizinan pelayanan terpadu satu pintu. Kemudian, aparat pengawasan intern pemerintah (APIP), manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah dan tata kelola dana desa.

Sekda Tanah Datar Irwandi di hadapan tim KPK mengatakan, hasil evaluasi KPK pada triwulan II, Tanah Datar masih berada pada angka 55 persen. “Untuk triwulan III tentu diharapkan lebih baik lagi, karena telah menindaklanjuti hasil evaluasi KPK,” katanya.

Ia meminta OPD terkait untuk lebih optimal dalam pencapaian aksi KPK sehingga seluruh target yang ditetapkan tercapai. “Terpenting adalah aksi pencegahan korupsi benar-benar diterapkan sehingga tidak ada celah untuk melakukan tindakan korupsi di Tanah Datar,” ujarnya dalam kegiatan yang dibagi 2 sesi ini.

Karena itu, tambah Irwandi, kepada seluruh OPD yang hadir untuk mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya, terutama dalam menerima paparan dan masukan dari Tim KPK yang hadir. “Rakor ini sebagai salah satu sarana memantau sejauh mana pencapaian pencegahan korupsi yang dilakukan. Terima kasih dan selamat datang atas kunjungan tim ke Tanah Datar, mohon maaf kalau ada kekurangan dalam penyambutan kami,” ujar Sekda. (*/SS)

 

Baca Juga

Mobil masuk jurang di Tanah Datar. (Dok. Istimewa)
Toyota Avanza Masuk Jurang Kelok Sikumbang Tanah Datar, Pengemudi Luka-luka
Kabut Asap Meningkat, Bupati Eka Putra Imbau Masyarakat Kurangi Kegiatan di Luar Ruangan
Kabut Asap Meningkat, Bupati Eka Putra Imbau Masyarakat Kurangi Kegiatan di Luar Ruangan
Dinas Kehutanan: 23 Karhutla Selama Januari hingga September 2026 di Sumbar
Dinas Kehutanan: 23 Karhutla Selama Januari hingga September 2026 di Sumbar
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BMKG mencatat, hingga saat ini ada 32 titik panas atau hotspot tersebar di Sumbar.
4 Hektare Lahan Terbakar di Tanah Datar, Bakal Dijadikan Ladang Jagung
Diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaaan narkotika jenis sabu, seorang pria berinisial DAY (40) ditangkap Tim Satuan Reserse
Ditangkap Tengah Malam, Pria di Tanah Datar Simpan 3 Paket Sabu
Bupati Tanah Datar Serahkan SK 44 Kepala Sekolah, Ini Pesannya
Bupati Tanah Datar Serahkan SK 44 Kepala Sekolah, Ini Pesannya