Kontrak Pengerjaan Pembangunan NICU RSUD Padang Panjang Diputus

Langgam.id - PPK memutus kontrak proyek pembangunan gedung NICU RSUD Padang Panjang yang dikerjakan CV Niko Kurnia.

Progres pembangunan gedung NICU RSUD Padang Panjang. [Foto: Dok. Pemko Padang Panjang]

Langgam.id – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) memutus kontrak proyek pembangunan gedung Neonatal Intensive Care Unit (NICU) RSUD Padang Panjang yang dikerjakan CV Niko Kurnia.

Kabid Pelayanan RSUD Padang Panjang, Ade Devita mengatakan, pembangunan gedung NICU RSUD Padang Panjang telah gagal dikerjakan CV Niko Kurnia sebagai pihak penyedia.

Bahkan, kata Ade, sebelumnya PPK juga telah mengadakan rapat beberapa kali yang dihadiri tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) pendamping, Tim Teknis, Inspektorat, Kabag AP, Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ).

Pertemuan itu, sebut Ade, menghasilkan rekomendasi agar PPK memutuskan kontrak pembangunan gedung NICU di RSUD Kota Padang Panjang.

“Sejak awal, wali kota sangat serius ikut mengawal pembangunan ini dan tetap saja pihak pelaksana gagal mencapai bobot sesuai yang diharapkan. Di samping itu, kegiatan pembangunan gedung NICU juga didampingi dan diawasi langsung Tim JPN Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang,” ujar Ade.

Hingga akhirnya, sebut Ade, PPK mengeluarkan Surat Pemutusan Kontrak kepada direktur CV. Niko Kurnia tanggal 25 November 2022.

“Ini karena proses pembangunan gedung NICU oleh penyedia tidak terlaksana sesuai jadwal yang telah disepakati. Walaupun PPK telah mengeluarkan surat teguran beberapa kali, juga Surat Peringatan Kontrak Kritis (SPKK) 1-3, serta tidak adanya komitmen dari penyedia, sehingga terjadi keterlambatan dan deviasi yang semakin besar, Show Cause Meeting (SCM) 1-3, hingga dinyatakan gagal,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan Ade, hingga seminggu sebelum kontrak berakhir, bobot pekerjaan berdasarkan hitung bersama yang dihadiri PPK, PPTK, Konsultan apengawas, Tim Teknis, Inspektorat, Tim JPN, Penyedia (pelaksana) didapatkan hasil realisasi pekerjaan hanya 33,0091 persen (deviasi -66,99.9 persen).

Diketahui, pembangunan NICU RSUD Padang Panjang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang didapat Pemko melalui Pemerintah Pusat. Pembangunannya ditargetkan rampung dalam kurun waktu 120 hari kerja.

Baca juga: RSUD Padang Panjang Percantik Lobi dan Ruang Tunggu Seperti Hotel Berbintang

“Mengingat keberadaan gedung NICU ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat kota Padang Panjang, wali kota dan jajaran sangat serius untuk melanjutkan pekerjaan pembangunan gedung NICU ini, sehingga akan dianggarkan kembali pada APBD TA 2023,” katanya.

Ikuti berita Sumatra Barat hari ini, terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update di tautan https://t.me/langgamid atau mengikuti Langgam.id di Google News pada tautan ini.

Tag:

Baca Juga

Sejumlah daerah di Sumatra Barat berpotensi diguyur hujan pada dua hari ke depan, Rabu-Kamis (28-29/1/2026).
Sejumlah Daerah di Sumbar Berpotensi Diguyur Hujan 2 Hari ke Depan
Wali Kota Padang, Fadly Amran mengungkapkan bahwa gangguan distribusi air saat ini merupakan dampak langsung dari bencana banjir bandang yang
Wako Padang: Seluruh Pihak Bekerja Keras Maksimalkan Distribusi Air Bersih ke Warga
Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatra bersama Tim Satgas Halilintar PKH melakukan operasi penertiban penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tertibkan PETI di Solsel, Gakkum Kehutanan dan Satgas PKH Temukan 4 Ekskavator
Presiden RI Prabowo Subianto konsisten mendorong penyelesaian konflik Gaza melalui jalur diplomasi. Ia meyakini bahwa perdamaian di kawasan
Jejak Diplomasi Prabowo Membela Kedaulatan Palestina dari Menhan ke Presiden
Mulai Bertugas di Lubuk Basung, Kacab Bank Nagari Sambangi Bupati Agam
Mulai Bertugas di Lubuk Basung, Kacab Bank Nagari Sambangi Bupati Agam
Rakor Bersama BNPB, Pemkab Agam Laporkan Progres Huntara dan Penyaluran DTH
Rakor Bersama BNPB, Pemkab Agam Laporkan Progres Huntara dan Penyaluran DTH