Kondisi Terkini di Lokasi Insiden Peluru Nyasar di UNP, Aktivitas Perkuliahan Normal

Kondisi Terkini di Lokasi Insiden Peluru Nyasar di UNP, Aktivitas Perkuliahan Normal

Suasana di lokasi insiden peluru nyasar lukai dua orang di UNP. (Foto: Fajar Hadiansyah/Langgam.id)

Langgam.id – Aktivitas di sekitar taman depan Rektorat Universitas Negeri Padang (UNP) berjalan normal, Rabu (3/6/2026), pascainsiden peluru nyasar melukai dua orang. Peristiwa ini membuat seorang mahasiswi dan warga, menjalani perawatan kena proyektil peluru.  

Pantauan Langgam.id sekitar pukul 11.30 WIB, sejumlah mahasiswa tampak beraktivitas seperti biasa. Beberapa mahasiswa terlihat sedang melaksanakan praktik lapangan di area lokasi kejadian.  

Mereka praktik menggunakan sekitar enam alat ukur tanah jenis theodolite. Empat alat berada di kawasan taman, satu sisi kiri gedung rektorat, dan satu lagi di Simpang amasuk Gedung Auditorium UNP.

Selain mahasiswa, terlihat juga sejumlah personel TNI bersama satpam UNP di sekitar lokasi kejadian. 

“Sedang melakukan pengecekan dan investigasi di lokasi,” kata Rahimin, seorang satpam menjawab maksud keberadaan TNI di area lokasi kejadian saat diwawancarai Langgam.id 

Sementara itu, seorang mahasiswa Jurusan Teknik Pertambangan UNP, mengaku kegiatan praktik yang mereka lakukan tidak berkaitan dengan peristiwa dugaan peluru nyasar. 

“Kami memang ada jadwal praktik pengukuran lahan menggunakan theodolite. Kegiatan ini tidak ada kaitannya dengan kejadian kemarin,” ujarnya yang enggan ditulis namanya. 

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian. Karena saat kejadian, masih berada di dalam ruang kelas mengikuti kegiatan perkuliahan.

“Saya juga tidak tahu bagaimana kejadian kemarin, karena waktu itu masih berada di ruang kelas,” ungkapnya. 

Sebelumnya, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XX/Tuanku Imam Bonjol, Letkol Kaveleri Taufiq menyebutkan, tahap investigasi pascakejadian sedang berlangsung. 

Ia mengakui saat kejadian peluru nyasar, bersamaan berlangsung kegiatan latihan menembak yang dilakukan prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 897/Singgalang. 

Taufiq menambahkan, jarak lokasi lapangan latihan dengan TKP kejadian cukup jauh, sekitar 800 meter. Ia mengungkapkan, secara teknis lapangan tembak tersebut sudah sesuai standar. 

“Belum bisa dipastikan, apakah benar peluru anggota yang sedang melaksanakan latihan atau bukan. Saat ini proses sedang dilakukan investigasi untuk mengetahui kebenaran kejadian tersebut,” jelasnya. (WAN) 

Tag:

Baca Juga

Spesifikasi Pistol G2 Combat, Senpi Sumber Peluru Nyasar yang Lukai Dua Orang di UNP
Spesifikasi Pistol G2 Combat, Senpi Sumber Peluru Nyasar yang Lukai Dua Orang di UNP
Ini Jenis Pistol Sumber Peluru Nyasar di UNP 
Ini Jenis Pistol Sumber Peluru Nyasar di UNP 
Polisi Identifikasi Perampok Pedagang Emas di Agam Gunakan 2 Jenis Pistol
Kodam Akui Peluru Nyasar di UNP Identik dengan Amunisi Prajurit saat Latihan Tembak 
Rektor UNP Ganefri menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
5 Kali Peluru Nyasar Masuk Kampus, UNP Desak TNI Cari Solusi Permanen
Kasus Peluru Nyasar di UNP, Kodam Imam Bonjol: Mohon Waktu Tim Investigasi
Kasus Peluru Nyasar di UNP, Kodam Imam Bonjol: Mohon Waktu Tim Investigasi
Kodam Imam Bonjol Beberkan Kondisi Terkini Korban Peluru Nyasar di UNP
Kodam Imam Bonjol Beberkan Kondisi Terkini Korban Peluru Nyasar di UNP