Kompleks GOR Haji Agus Salim Padang Ditutup Selama PPKM Darurat

Langgam.id-GOR H Agus Salim Padang

Jalur utama masuk GOR Haji Agus Salim di sebelah timur ditutup menggunakan plang besi. [foto: Rahmadi/Langgam.id]

Langgam.id Pemerintah melakukan penutupan kompleks Gelanggang Olahraga (GOR) Haji Agus Salim Padang. Penutupan dilakukan mengikuti kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Padang.

Berdasarkan pantauan tampak jalur utama masuk GOR Haji Agus Salim di sebelah timur ditutup menggunakan plang besi. Sejumlah pengendara baik sepeda motor dan mobil tampak berbalik arah karena tidak bisa lewat.

Sementara jalanan dalam kompleks GOR sepi dibanding biasanya dari pengendara dan pengunjung. Sejumlah kedai yang berada di lokasi tampak ditutup.

Para pedagang yang biasanya setiap hari berjualan di sepanjang kiri kanan jalan GOR Haji Agus Salim juga tidak terlihat.

Baca juga: Hari Pertama PPKM Darurat, Penyekatan di Perbatasan Padang Belum Maksimal

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar Bustavidia mengatakan, kawasan GOR ditutup oleh Pemko Padang dan kepolisian. Alasan penutupan karena mengikuti kebijakan PPKM Darurat di Kota Padang.

“Iya ditutup oleh pihak kepolisian. Itu ditutup alasannya sesuai dengan surat edaran dari wali kota Padang,” katanya, Selasa (13/7/2021).

Bustavidia menambahkan, pihaknya tidak ada masalah dengan penutupan itu karena memang sudah ada edarannya untuk mematuhi aturan PPKM Darurat.

“Kita sebagai warga Kota Padang, ya mengikuti, ditutup sesuai edaran wali kota sampai 20 Juli, bisa saja diperpanjang sesuai kebijakan,” katanya.

Ia menyebut, pedagang-pedagang yang melakukan aktivitas di GOR sudah diberi tahu untuk mematuhi edaran wali kota.

Baca juga: Penyekatan di Perbatasan Efektif Besok, Ini Syarat Bisa Keluar Masuk Kota Padang

“Kita tindak lanjuti hari ini agar tidak berdagang di space-space tertentu, seperti GOR H Agus Salim, Wirabraja Sport Centre, Lapangan Imam Bonjol, Kolam Renang Teratai dan Kolam Renang Wirabraja Sport Center,” jelasnya.

Bustavidia berharap, agar pedagang bisa bersabar untuk tidak berdagang pada situasi saat ini.

Kebijakan juga bisa menghentikan kegiatan pedagang agar tidak menimbulkan keramaian. Ia mengharapkan langkah ini bisa memutus mata rantai covid-19.

“Kita menghindari agar GOR tidak menjadi klaster covid-19, dengan adanya penutupan tersebut, bisa memutus mata rantai Covid-19, kita ikut saja,” ujarnya.

Baca Juga

KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam