Koalisi Anti Penyiksaan Sumbar Desak Autopsi Warga Binaan Meninggal di Lapas

Koalisi Anti Penyiksaan Sumbar Desak Autopsi Warga Binaan Meninggal di Lapas

Keluarga warga binaan yang meninggal di Lapas Kelas II B Lubuk Basung Kabupaten Agam. [Foto: Koalisi Anti Penyiksaan Sumbar]

Berita Agam – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Koalisi Anti Penyiksaan Sumbar Desak Autopsi Warga Binaan Meninggal di Lapas.

Langgam.id – Koalisi Anti Penyiksaan Sumatera Barat mendampingi keluarga warga binaan yang meninggal di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Lubuk Basung Kabupaten Agam. Mereka mendesak agar autopsi dilakukan lantaran diduga korban meninggal secara tidak wajar.

Salah seorang perwakilan koalisi Adrizal mengatakan, autopsi sesegera mungkin harus dilakukan untuk membuktikan alasan kematian secara ilmiah. “Patut diduga gantung diri dijadikan kamuflase dalam mengaburkan alasan kematian,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Langgam.id, Kamis (27/1/2022).

Keterangan pihak keluarga, lanjutnya, korban tergantung dalam keadaan duduk. Meski begitu pihaknya belum dapat memastikan kebenaran tersebut dan akan mempelajari lebih lanjut.

Koalisi menilai kecurigaan tak terbantahkan korban meninggal tak wajar karena banyaknya luka lebam. Luka di tubuh diketahui saat jenazah dimandikan.

Luka lebam terdapat di bagian dahi, tangan, kaki dan kepala. Banyaknya luka lebam membuat keluarga merasa janggal dengan kematian yang diklaim sebagai gantung diri oleh pihak Lapas.

Tidak cukup sampai di sana, kejanggalan juga terlihat saat keluarga mengambil jenazah korban. Banyak pihak mendesak keluarga untuk menandatangani surat pernyataan tidak diautopsi.

“Kita telah belajar dari banyak kasus penyiksaan yang berujung kematian. Oleh sebab itu, kami akan memantau dan mengawasi proses penegakan hukum atas kasus ini agar korban dan keluarga mendapatkan keadilan,” tutur Adrial.

Saat ini kepolisian telah menaikkan status pengaduan menjadi laporan polisi melalui surat tanda Laporan Polisi (LP). Surat tertuang dengan Nomor: STTL/13.a/I/2022/spkt Res Agam tertanggal 25 Januari 2022.

“Kepolisian juga telah melakukan pembuatan berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap dua saksi yang diajukan oleh keluarga korban. Kami sebagai pendamping hukum mengapresiasi langkah tersebut,” katanya.

Ke depan, kepolisian berjanji akan melakukan proses autopsi yang akan dikoordinasikan dengan pihak RSUP M Djamil Padang dengan melibatkan dokter forensik.

Baca juga: PBHI Minta Polda Ambil Alih Kasus Napi Meninggal di Lapas Kelas IIB Lubuk Basung

Diketahui, Koalisi Anti Penyiksaan Sumatera Barat terdiri dari sejumlah lembaga bantuan hukum. Yakni, LBH Padang, PBHI Sumbar, Lembaga Bantuan Hukum Pergerakan dan Rumah Bantuan Hukum.

Koalisi resmi menjadi kuasa hukum istri dan kakak korban Syafrial alias Poron (43) yang ditemukan meninggal dunia Senin (10/1/2022) pagi di Lapas Lubuk Basung. Keluarga menduga korban mendapat kekerasan fisik sebelum meninggal dunia.

Dapatkan update berita Agam – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Proses evakuasi korban galodo di kawasan jembatan kembar, Silaing Bawah, Padang Panjang, Sabtu (29/11/2025). BPBD
BPBD Evakuasi 16 Jenazah Korban Galodo Silaing Jembatan Kembar
Terisolir Akses Putus, Warga di Sejumlah Nagari di Palembayan Butuh Bantuan Sembako
Terisolir Akses Putus, Warga di Sejumlah Nagari di Palembayan Butuh Bantuan Sembako
Proses evakuasi korban galodo di kawasan jembatan kembar, Silaing Bawah, Padang Panjang, Sabtu (29/11/2025). BPBD
Galodo Jembatan Kembar Silaing, Tiga Jenazah Korban Berhasil Dievakuasi
Proses evakuasi korban banjir bandang atau galodo di Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (27/11/2025. BPBD
Rekap Bencana Sumbar: 88 Meninggal, 85 Orang Hilang
Banjir bandang merendam pemukiman wawrga di Kota Padang, Jumat (28/11/2025). BPBD
Update Banjir Bandang Kota Padang: 9 Orang Meninggal Dunia
Jembatan Kembar Silaing di Kota Padang Panjang dihantam longsor pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 11.52 WIB.
Banjir dan Longsor di Sumbar, Anggota DPR RI Mulyadi Minta Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional