Langgam.id – Sebanyak 391 jemaah dan petugas Kelompok Terbang (Kloter) 07 Debarkasi Padang tiba di Tanah Air melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kamis (12/6/2026) pagi.
Pesawat Garuda Indonesia Boeing 777-300ER dengan nomor penerbangan GA979 yang membawa rombongan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, mendarat di BIM pukul 05.50 WIB waktu subuh.
Kedatangan jemaah disambut Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Padang Kelas IA, Afrizen, bersama jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Padang yang telah bersiaga sejak dini hari.
Suasana haru dan syukur tampak mewarnai kedatangan para jemaah. Satu per satu jemaah turun dari pesawat dalam kondisi sehat. Petugas langsung memberikan pendampingan dan memastikan seluruh proses kedatangan berjalan lancar.
Namun di tengah kedatangan tersebut, perhatian tertuju pada seorang jemaah asal Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, atas nama Kasmid Kasan (81 tahun). Jemaah yang mutasi dari Kloter 05 itu harus mendapatkan penanganan medis setibanya di Padang.
Dokter Kantor Kekarantiaan Padang (KKP), Resnita mengatakan, Kasmid sebelumnya tertunda kepulangannya bersama Kloter 05 karena kondisi kesehatan. Ia sempat dirawat di rumah sakit Arab Saudi.
Setelah tiba di BIM bersama Kloter 07, ia langsung dirujuk ke RSUP Dr. M. Djamil Padang untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.
“Alhamdulillah jemaah atas nama Kasmid Kasan sudah berada di RSUP M. Djamil Padang dan telah mendapatkan tindakan medis. Saat ini beliau didampingi oleh PPIH Embarkasi Padang bersama panitia dari Provinsi Bengkulu,” ujar petugas PPIH.
Dokter Resnita mengatakan, jemaah ini mengalami Fraktur columna femur tertutup
Patah tulang paha kiri tertutup sejak 10 hari yg lalu, dan sesak nafas diatas pesawat sejak 6 jam yang lalu (dihitung saat landing) di BIM
Kloter 07 sendiri berjumlah 391 oramg, terdiri dari 250 jemaah asal Kota Bukittinggi, 133 jemaah asal Kota Pariaman, serta satu jemaah asal Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.
Kloter ini juga didampingi empat petugas kloter, satu petugas Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta dua Petugas Haji Daerah (PHD).
Ketua Kloter 07, Misra Elfi, mengatakan proses pemulangan jemaah dari Jeddah menuju Tanah Air berlangsung lancar. Selama perjalanan, jemaah dapat mengikuti seluruh tahapan kepulangan dengan baik tanpa kendala yang berarti.
“Alhamdulillah perjalanan dari Jeddah hingga tiba di Padang berjalan lancar. Secara umum jemaah dalam kondisi sehat dan tidak ada gangguan yang berarti selama penerbangan,” kata Misra.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini tidak lepas dari kekompakan seluruh jemaah, petugas kloter, ketua rombongan, dan ketua regu yang saling membantu selama berada di Tanah Suci.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jemaah yang telah menjaga kebersamaan dan kekompakan sejak berangkat hingga kembali ke Tanah Air. Dukungan seluruh ketua rombongan dan ketua regu sangat membantu kelancaran pelayanan selama di Arab Saudi,” ujarnya.
Meski demikian, Kloter 07 juga menyisakan duka. Satu orang jemaah atas nama Yunilis Muin (73 tahun) asal Kota Bukittinggi wafat saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Misra mengajak seluruh jemaah untuk mendoakan almarhumah agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
“Semoga almarhumah husnul khatimah dan seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT. Kami juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan keikhlasan,” tuturnya.
Secara keseluruhan, lanjut Misra, jemaah Kloter 07 mampu menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat.
Adapun petugas yang mendampingi Kloter 07 terdiri dari Misra Elfi sebagai Ketua Kloter, Irfan Junaidi Pembimbing Ibadah, Yelfi Novita Roza dokter kloter, dan Deni Jusman Abustamam sebagai paramedis. Kloter ini juga didampingi Ahmad Budiman dari KBIHU serta dua Petugas Haji Daerah, Yessi Agustin dan Dirmayanto Zaidir.
Dengan kedatangan Kloter 07, jumlah jemaah dan petugas Embarkasi Padang yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 2.733 orang. PPIH Debarkasi Padang terus melanjutkan proses pemulangan kloter berikutnya hingga seluruh jemaah kembali ke daerah asal. (WAN)






